Sejumlah Perusahaan-perusahaan di Indonesia yang Terkena Badai PHK

Sejumlah Perusahaan di Indonesia yang Terkena Badai PHK

Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK memanglah tidak menyenangkan dari keduabelah pihak, baik dari karyawan maupun perusahaan. Namun ada berbagai alasan bagi perusahaan yang melakukan PHK bagi karyawannya.

Bahkan perusahaan E-commerce terkenal Indonesia, Bukalapak harus memutuskan hubungan kerja bagi karyawannya. Sederet perusahaan dari berbagai sektor sudah melakukannya.

[ Baca Juga: Seorang Wanita Asal Rusia Meninggal Usai Tersedak Saat Lomba Makan ]

Nah perusahaan apa saja yang mengalami badai PHK di Indonesia:

1.Indosat

Perusahaan yang paling baru melaukan PHK adalah PT Indosat Tbk. Perusahaan mengakui melakukan penawaran PHK kepada karyawannya, sejumlah 677 karyawan.

2. Bukalapak

Perusahaan E-commerce berstatus Unicorn ini juga melakukan PHK kepada para karyawannya. Langkah ini dianggap sebagai upaya restrukturisasi di internal perusahaan.

3. Net TV

Bahkan stasiun TV swasta yang kekinian ini juga dilanda badai PHK, meskipun pihak Net TV tak membantah sedang melakukan efisiensi. Manajemen menawarkan karyawannya untuk mengundurkan diri (resign) secara suka rela dengan diberi benefit yang layak.

4. Krakatau Steel

Mulai 1 Juni 2019, setidaknya ada 300 karyawan outsource dirumahkan. Kebijakan itu akan terus berlanjut hingga 1 Juli mendatang dengan merumahkan 800 karyawan.

5. PT Foster Electronic Indonesia dan PT Unisem Batam

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan bahwa ada 2.500 orang di Batam kehilangan pekerjaan atau mengalami PHK dari kedua perusahaan tersebut.

6. Pabrik Roko di Sidoarjo

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur telah menerima laporan adanya lebih dari 2.000 pekerja dari perusahaan rokok yang akan mendapatkan PHK pada tahun depan.

7. Industri Tekstil

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dikabarkan melakukan PHK besar-besaran. Penyebabnya lantaran maraknya impor produk kain.

Fadhil Hasan, Peneliti Senior Institute for Development of Economics dan Finance (INDEF) mengatakan bahwa dalam satu tahun terakhir memang perekonomian Indonesia turut tertekan dengan adanya faktor global.

Begitu juga dengan indikator pertumbuhan ekonomi seperti investasi, daya beli, ekspor-impor yang memang tertekan.

Selain itu, perubahan model bisnis di pesatnya perkembangan digital juga menjadi faktor banyaknya perusahaan yang melakukan PHK demi menjaga keseimbangan perusahaan.

Sumber: Detikcom

Tags: Indonesia, Perusahaan, PHK

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares