Heboh YouTuber Prank Ojol, Benarkah Demi Adsense?

Heboh YouTuber Prank Ojol, Benarkah Demi Adsense

Prank atau perbuatan jahil atau ngerjain orang bukanlah hal yang tak asing bagi para YouTuber Indonesia bahkan juga YouTuber dunia. Untuk mengisi konten, YouTuber sering melakukan prank terhadap pacarnya, temannya dan yang terbaru ini prank kepada para ojek online.

Belakangan ini YouTuber Indonesia melakukan prank terhadap para ojek online alias ojol. Mereka melakukan prank dengan memesan makanan yang banyak dan mahal, namun ketika abang ojol tiba di lokasi, YouTuber ini membatalkan pesanannya.

Tapi setelah membatalkan para YouTuber ini memberikan uang yang cukup besar, hingga juta rupiah. Entah niatnya baik atau hanya sekedar untuk konten Youtube mereka, tapi beberapa YouTuber terkenal dan artis juga ikut berbicara atas konten prank tersebut.

[ Baca Juga: 10 Foto Masa Kecil Artis dan Anak yang Mirip Banget ]

Tanggapan

Misalnya YouTuber sekaligus pebisnis Arief Muhammad ikut berkomentar perihal prank ojol yang dilakukan YouTuber ini. Ia mengatakan bahwa tidak baik bagi driver dan juga perusahaan.

“Ojek online dijadikan bahan Youtube. Sangat disayangkan untuk driver dan perusahaannya,” tulis Arief Muhammad melalui IG Story-nya pada Kamis (28/11) dikutip Akurat.co.

Pemilik bisnis kuliner “cakekinian” ini juga menilai cenderung Youtuber telah menjual kesedihan driver ojol tersebut demi keuntungannya.

“Pertama dikasi uang atau memang direncanai sebelum dikasi uang tapi dibikin nangis dulu atau dibikin seolah -olah cerita si bapak susah,” tambahnya.

Selain Arief Muhammad, ada juga mantan pebasket nasional dan aktor Denny Sumargo juga menanggapi perihal prank ojol yang dilakukan sejumlah Youtuber Indonesia.

Melalui akun Instagram pribadinya Denny Sumargo mengungkapkan dirinya merasa risih dengan aksi para YouTuber tersebut.

“Halo buat temen-temen yang bikin konten di YouTube yang pesan-pesan ojol terus dicancel abis itu dikasih uang memang kau kasih dia uang,” ujar Denny Sumargo dikutip dari Akurat.co, Kamis (28/11).

Denny pun menyarankan agar YouTuber mulai memperhatikan konten yang mereka buat. Apalagi jika tujuannya hanya untuk menarik perhatian viewers dan menambah jumlah subscribers.

Reza Arab pun ikut komentar perihal prank ojol yang belakang sedang ramai dilakukan oleh YouTuber Indonesia. Pria berusia 32 tahun ini menyebut bahwa konten demikian itu hanya menjual rasa belas kasihan.

“Uang atau barang yang kalian terima itu nggak ada apa-apanya dibanding adsense selama-lamanya di channel YouTube mereka. Dan mereka cuma jual rasa kasihan kalian,” tutur Reza Arap dikutip Kumparan.com.

Selain sosok publik di atas, tampaknya netizen kompak untuk serukan penolakan di Twitter hingga trending para Rabu (27/11) malam hingga Kamis (28/11) pagi dengan #SayNoToPrank.

Tags: Indonesia, Ojol, Youtuber

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares