Yuk, Kenali Gejala yang Ditimbulkan dari Penyakit Hepatitis

Tahukan teman-teman SUKITA ID kalo hari ini diperingati sebagai Hari Hepatitis Sedunia? Jika diantara kalian belum ada yang mengetahui apa itu Hepatitis dan bagaimana cara mengatasinya. Langsung saja yuk kita simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang organ hati. Dimana organ ini mengalami peradangan sehingga fungsinya sebagai penyaring racun menjadi terganggu.
(Foto : stlukes.com.ph)

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID dapatkan, virus Hepatitis adalah masalah kesehatan global paling utama dan memerlukan suatu tindakan yang cepat. Berdasarkan data WHO ada sekitar 325 juta orang di dunia yang hidup dengan Hepatitis kronis pada akhir tahun 2015. Dengan rincian sekitar 257 orang hidup dengan infeksi Hepatitis B (HBV) dan sisanya hidup dengan terinfeksi Virus Hepatitis C (HCV).

Ada lima jenis penyakit Hepatitis yang dinamakan sesuai dengan abjad. Kelima jenis tersebut adalah Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D, dan Hepatitis E.
(Foto : apotekm.blogspot.com)

Penyakit Hepatitis A merupakan penyakit endemik terutama pada negara-negara berkembang. Penyakit ini tersebar melalui pencemaran kotoran pada makanan atau minuman dam sanitasi. Penyakit ini tidak menyebabkan infeksi kronis namun dapat disembuhkan secara tuntas. Bahayanya penyakit ini dapat menyebabkan gagal hati.

Penyakit Hepatitis B sangat berbahaya. Selain gejalanya yang sulit dikenali, penyakit ini juga dapat mengakibatkan kematian. Gejala umum yang dialami penderita Hepatitis B adalah kurangnya nafsu makan, sakit perut bagian bawah, mual, muntah, beberapa gejala lain seperti flu, demam, dan nyeri.

Hepatitis B menular melalui cairan. Biasanya, melalui jarum suntik, dan kontak seksual. Tidak ada standar pengobatan dalam mengobati Hepatitis B. Selain mengikuti imunisasi wajib dan rutin sesuai dengan anjuran dokter.

Seperti yang terjadi pada Hepatitis B, penyakit Hepatitis C juga cukup culit dideteksi gejala-gejalanya. Penyakit ini bisa terdeteksi apabila sudah kronis, seperti demam, kelelahan, nafsu makan menurun, mual, muntah, sakit perut, urin berwarna gelap, kotoran abu-abu, nyeri sendi, dan sakit kuning.

Sedangkan, Hepatitis D penyakit yang jarang ditemui. Virus Hepatitis D adalah virus ‘cacat’. Maksudnya virus ini tidak berkembang secara sempurna tanpa bantuan virus lain. Kasus yang sering ditemui adalah penderita Hepatitis D sebelumnya pernah mengidap penyakit Hepatitis B.

Terakhir, Hepatitis E memiliki gejala yang paling ringan diantara jenis Hepatitis lainnya. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit Hepatitis E adalah flu, demam, mual, dan sakit kepala.

Dari data yang dirincikan tersebut, hanya 9% orang terinfeksi HBV dan 20% orang terinfeksi HCV. Dari mereka yang terdiagnosis infeksi HBV, hanya 8% yang berlanjut ke tindakan pengobatan, sedangkan mereka yang didiagnosis infeksi HCV hanya 7% yang memulai pengobatan di tahun 2015.

Sedangkan target global di tahun 2030 adalah : 90% orang dengan infeksi HBV dan HCV sempat diuji  dan 80% pasien yang terinfeksi dapat dilanjutkan ke tahap pengobatan.

Yuk, mulai dari sekarang kita jaga hidup sehatnya. Sayangi diri dan keluarga itu penting agar terhindar dari penyakit Hepatitis. Selamat Hari Hepatitis Sedunia, Happy weekend!

Sumber : seratusinstitute

#PenyakitHepatitis
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Cara Penanggulangannya, Gejala Awal, Selamat Hari Hepatitis Sedunia, SUpayaKItaTAhu, Virus Hepatitis

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares