Waw Viral! Kakek Nenek Ini Keliling Asia-Eropa Gunakan Mobil Pribadi

Travelling ke Eropa atau Negara Asia lainnya dengan pesawat terbang? Itu mah sudah biasa, mainstream orang bilang. Tapi bagaimana kalau naik mobil? Pasti menarik ya? Beragam cara dilakukan untuk mengarungi dunia bersama pasangan.

Seperti yang dilansir SUKITA ID dari berbagai sumber, hal ini dilakukan Teddy Unggul Wicaksono dan Yana Kusryanti. Mereka mengendarai mobil keliling Asia dan Eropa menggunakan mobil pribadi mereka. Dan waktu yang mereka habiskan adalah 8 bulan.

Teddy Unggul Wicaksono dan Yana Kusryanti, kini menjadi salah satu pasangan suami istri yang cukup menyedot perhatian. Di usianya yang tak muda lagi, kakek dan nenek yang memiliki tiga orang anak dan dua cucu itu telah travelling ke-28 negara selama delapan bulan.

Perjalanan mereka selama di Asia dan Eropa bisa kita lihat di Instagram indoasiaeuro_bycar. Yang menjadi perhatian dari kedua pasangan ini yaitu perjalanan Teddy dan Yana yang dilakukan sejak Mei-Desember 2017 menggunakan mobil pribadi berupa Toyota Fortuner lansiran 2011 dengan plat nomor B 1891 PLO.

19 Oktober 2017, bersama bpk n ibu Pramono, bpk Duta Besar RI utk Kazakhstan

A post shared by Yana Teddy (@indoasiaeuro_bycar) on

Mobil dipilih sebagai moda transportasi, supaya bisa melihat lebih detail setiap tempat yang mereka lalui. Termasuk kehidupan masyarakatnya. Misalnya, saat mereka tiba di Siberia, Rusia. Banyak hal yang dilihat. Satu diantaranya kawasan tundra. Kini, Teddy dan Yana sudah sampai di Indonesia.
(Foto: indoasiaeuro_bycar)

Yana bercerita, perjalanan bersama suami ini telah menjadi impian keduanya yang sama-sama doyan kelayapan. Hanya saja, mereka belum pernah melakukan perjalanan melalui darat, terlebih mengendarai kendaraan pribadi.

“Biasanya, kalo naik pesawat itu dari kota besar ke kota besar lainnya. Tapi dengan naik mobil itu mau tidak mau harus melewati kota-kota kecil,” ucap Yana saat membuka perbincangan.

Dia mengaku begitu senang ketika harus melewati kta-kota kecil di berbagai Negara meski bukan tempat tujuan para pelancong untuk berwisata. Bukan hal aneh jika di setiap perbatasan saat masuk dan keluar Negara berbagai dokumen harus diperiksa secara detail. Tentu, siapa saja harus mendapatkan izin.

Ternyata, perjalanan Yana yang dimulai sejak 12 Mei 2017 bukan tak pernah ada halangan. Sebaliknya, mereka sempat merasakan kesulitan izin untuk keluar dari Thailand. Saat itu pula mereka rupanya harus berfikir ekstra. Sebab, semua jadwal dan visa kunjugan di Negara lain harus tetap digunakan agar tidak hangus.

Alhasil, untuk menyesuaikan jadwal visa di Negara tujuan, mereka memilih mengangkut mobil dan menyebrang menggunakan kapal menuju Kamboja, lalu Laos, hingga sampai di Cina.

Yana juga menyatakan, kesulitan saat di perbatasan, selain harus berhadapan dengan budaya, dan kondisi cuaca yang berbeda, tentu mereka harus selalu berganti kartu . hal ini tentunya, untuk memudahkan saat berkomunikasi dan mencari sinyal internet.

Bukan hal aneh, jika saat ini mesin pencari Google menjadi sangat familiar ketika kita mencari informasi melalui internet. Bahkan Teddy dan Yana mengaku sangat bergantung pada mesin pencari buatan Amerika Serikat itu.

Yana mencontohkan, saat berada di Rusia, dirinya sempat diiterograsi petugas militer selama lima jam saat mencari kartu provider. Mereka sama sekali tidak bisa berbahasa Rusia. Sebaliknya, militer yang menginterograsi tidak dapat bercakap bahasa Inggris.

Yana rupanya menjadi salah satu wanita sangat beruntung bisa melakukan traveling bersama suami. Bagaimana tidak, selama pergi keliling Asia-Eropa delapan bulan dengan Toyota Fortuner itu, ternyata hanya Teddy seorang yang mengemudi.
(Foto: oomph.co.id)

Adapun beberapa Negara yang dilalui Yana dan Teddy antara lain Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Laos, China, Rusia, Finlandia, Swedia, Norwegia, Denmark, Polandia, Belgia, Jerman, Belanda, Ceko, Prancis, Spanyol, Portugal, Swiss, Austria, Hongaria, Italia, Yunani, Turki, Georgia, Azerbaijan, Kazakhstan.

Apa motivasi mereka berdua keliling Eropa naik mobil?

“Jadi yang pertama rasa keingintahuan, ingin tahu dunia tapi agak beda dengan yang biasa orang lakukan jadi kita ingin menyusuri perjalanan dari perbatasan-perbatasan, biasanya pakai perjalanan darat. Dunia kan luas, seperti apa sih tapi bukan dengan cara orang biasa naik pesawat, kita ke perbatasan ke kota kecil contohnya di Siberia, di sana ada padang lumut tundra hijau seperti permadani biasa di lihat di Youtube, di sana kita bisa pegang,” ujar Teddy.

“Kami juga ingin membantu pemerintah kita promosi pariwisata dan lain-lain dengan kita keliling ini mereka lihat brand Indonesia,” tambahnya.

Gimana nih, seru kan menghabiskan hari tua bersama pasangan jalan-jalan keliling dunia dengan menggunakan mobil pribadi. Hmmmm so sweet ya, mumpung belum begitu banyak pengeluaran kalian banyak-banyak nabung ya, agar bisa meniru gaya jalan-jalan mereka.

#KelilingAsia-Eropa
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Keliling Asia-Eropa Gunakan Mobil Pribadi, SUpayaKItaTAhu, Yana dan Teddy

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 shares