Warisan Kuliner Nusantara, Gudeg Legendaris “Mbah Lindu” Oleh-Oleh Khas Jogja

Salah satu penjual gudeg yang masih mempertahankan cara jualan tradisionalnya adalah Gudeg Mbah Lindu. Tentunya, pencinta gudeg tak asing lagi dengan Mbah Lindu. Nenek berusia 97 tahun ini masih meracik gudeg legendaris miliknya sampai saat ini.

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID ketahui, Mbah Lindu bernama asli Setya Utomo, berjualan gudeg di Jl, Sosrowijayan, Kecamatan Gedong Tangen, Kota Yogyakarta. Tepatnya, berada di depan Hotel Grage. Sudah bukan hal yang aneh lagi, kalo penikmatnya kebanyakan adalah wiasatawan lokal ataupun mancanegara.

Warisan Kuliner Tertua dari Jogja

The story of "Mbah Lindu" is the story of dedication to family and to one of the Indonesian traditional culinary. Her passion and hard work in serving people with her best dishes have been an inspiration to many. However, there's only one concern; will her legacy be preserved? Stay tune for more.CreditsDirector: Michael Riswandi Director of Photography: Taro JonathanProducer: Eddie SetiawanExecutive Producer: Daniel RiswandiMusic Scoring by Nikanor HSSources:William WongsoFachrudin

Posted by Riz Visual on Saturday, October 21, 2017

Mbah Lindu sendiri sekarang sudah tua banget jadi gak heran posisi berjualannya digantikan oleh anak bungsunya. Gudeg yang dijual Mbah Lindu berisikan tempe/telor bacem, sayur, krecek, pete, cabe rawit, ayam dada, paha atas, kepala, dan uritan. Bukan hanya itu, Mbah Lindu juga menyediakan bubur buat pembeli yang tidak suka dengan nasi.
(Foto : kompasiana.com)

Racikan gudeg Mbah Lindu dikenal tidak terlalu kering, dengan rasa manis sedang sangat disukai pelanggannya. Apalagi sambal goreng yang pedas dan opor ayam enak dimakan dengan nasi atau bubur. Hal inilah yang membuat penikmatnya selalu ketagihan dan tak segan untuk membeli beberapa porsi sebagai oleh-oleh besek dari Jogja. Gudeg Mbah Lindu mulai dijual pukul 05.00 pagi dan biasanya sekitar pukul 10.00 sudah habis.

Sekedar informasi, Mbah Lindu jualan gudeg dari umur 13 tahunan, saat Indonesia masih dijajah Belanda, belum ada listrik dan pesawat terbang. Waah, sudah tua sekali ya Mbah Lindu, semoga Mbah Lindu selalu diberikan kesehatan sehingga resep masakannya bisa turun-temurun nular ke anak-anaknya.

Bagi kamu yang suka mondar-mandir jalan-jalan ke Jogja tidak ada salahnya cicipi Gudeg Legendaris khas Jogja yang kaya akan rempah-rempah tradisional ini.

#GudegMbahLindu
#SUpayaKItaTAhu

Tag: , , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares