Mengenang Keindahan Gili Lawa Sebelum Terjadi Kebakaran Hebat!

Keindahan alam Indonesia memang tidak ada duanya. Dari ujung barat sampai ujung timur semuanya memiliki panorama masing-masing. Salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi untuk berlibur adalah Kepulauan Komodo di Nusa Tenggara Timur.

Sudah bukan rahasia umum lagi, jika diujung Timur pulau Indonesia menyimpan banyak surga-surga dunia yang tersembunyi. Pulau Komodo selain dilindungi oleh pihak UNESCO disana juga menyimpan banyak keindahan yang luar biasa. Biasanya, para wisatawan akan berkeliling ke Pulau Komodo, Pantai Pink, dan Gili Lawa. Pulau kecil tak berpenghuni yang berada di sebelah utara Pulau Komodo ini memang begitu indah dan menarik perhatian banyak orang.

Sayangnya, kejadian yang menggemparkan pada hari Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 19.00 WIB, membua heboh dan kesedihan yang tak berujung. Pasalnya, telah terjadi kebakaran hebat di Pulau Gili Lawa yang masuk dalam kawasan konservasi Taman Nasional Komodo. Kebakaran pun terus meluas ke atas puncak dikarenakan angin kencang sampai pukul 22.00 WIB.

Sebagai pecinta alam sejati, perasaan sedih, murka dan lainnya campur aduk saat mendengar kabar ini. Apalagi dikabarkan, jika api yang berkobar disebabkan oleh ulah delapan wisatawan domestik yang sedang menikmati pemandangan dari atas bukit Gili Lawa dan kembali ke kapal. Kabar tersebut terus beredar kencang, hingga terjadi dua dugaan sementara yaitu ada pihak agen travel yang menyalakan kembang api demi foto kekinian dan kedua menurut Kepala Taman Nasinal Komodo, Budi Kurniawan, kebakaran terjadi diakibatkan api rokok yang dibuang oknum pengunjung di puncak Gili Lawa.

Jika memang benar beritanya seperti itu, entah apa yang sudah mereka lakukan di sana, dengan tujuan apa, dan niatan apa hingga menodai keindahan alam Indonesia bagian timur. Memang ini suatu kecelakaan, ketidaksengajaan, tidakkah mereka berpikir ulang jika banyak hal yang akan terjadi ketika mereka melakukan tindakan bodoh hanya untuk kesenangan sesaat.

Sebelumnya, wilayah Taman Nasional Komodo juga pernah dilanda kebakaran pada 19 Juni 2018 lalu, tepatnya di Loh Pede Pulau Komodo. Jadi, di tahun ini saja sudah dua kali kawasan Pulau Komodo dilanda kebakaran hebat.

Perlu teman-teman SUKITA ID ketahui, Gili Lawa adalah area perbukitan yang menampakkan warna hijau saat musim penghujan dan berwarna kuning saat musim kemarau. Pulau kecil ini terbagi menjadi dua dan terpisah oleh lautan, dari Labuan Bajo menuju Gili Lawa membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan pulang pergi dengan menggunakan perahu.

Untuk sampai ke Puncak Gili Lawa, wisatawan perlu melakukan perjalanan treking selama satu jam. Bentuk trek yang curam menjadi tantangan wisatawan sebelum bisa menikmati keindahan gugusan Kepulauan Komodo dari atas.

Travel kali ini, SUKITA ID  mau mengenang kembali keindahan alam Pulau Gili Lawa yang terkenal sampai ke penjuru dunia. Hmmmm, beruntungnya teman-teman yang sudah pernah menjelajahi pulau ini.
Daerahnya terbagi menjadi dua bagian, yaitu Gili Lawa Laut dan Gili Lawa Darat. Keduanya saling bersebrangan dengan daya tarik masing-masing.
(Foto : tipswisata.co)
Gili Lawa Laut adalah spot terbaik untuk melihat terumbu karang dan biota laut lainnya.
(Foto : kbr.id)
Gili Lawa Darat seluas 10 hektar banyak menawarkan tempat-tempat terbaik seperti melihat rusa, serta keindahan sunrise dan sunset.
(Foto : idntimes.com)
Puncak Gili Lawa, merupakan spot favorit dan terbaik yang diminati para wisatawan asing dan domestik.
(Foto : tipswisata.co)
Ini dia salah satu tempat kita melihat keindahan matahari terbit dan matahari terbenam. Pulau indah ini saja masih ada oknum tertentu yang merusaknya.
(Foto : fakhrianindita.com)
Hamparan bintang di Gili Lawa pada malam hari memang tidak ada duanya. Ini adalah bukti nyata lukisan Tuhan yang sudah disia-sia kan!
(Foto : viralpedia.web.id)
Untuk mendaki puncak Gili Lawa, kamu perlu berjalan sekitar 30 menit sampai 1 jam perjalanan.
(Foto : tipswisata.co)
Selain itu, padang savana di kawasan taman nasional juga tampak hijau jika dilihat dari atas puncak Gili Lawa.
(Foto : forum.detik.com)
Setelah terjadi kebakaran hebat Rabu lalu, inilah potret Gili Lawa yang berubah menjadi hitam dan kelam.
(Foto : kaltim.tribunnews.com)

Kini, Gili Lawa telah berubah menjadi Pulau Hitam. Siapapun pasti geram, marah dan mengutuk pelaku atas kejadian ini. Pasalnya, Gili Lawa merupakan salah satu potret pulau terbaik yang Indonesia miliki dengan keindahan sunrise dan sunset nya.

Semoga konservasi untuk hewan langka seperti Komodo tidak terganggu dan tetap aman di sana, meskipun bahaya-bahaya apapun bisa saja mengancam keberadaan habitat aslinya.

Dan tolong, buat kalian yang ngaku-ngaku pecinta alam lah, suka jalan-jalan lah, dan lainnya. Tolong dijaga, dilindungi, dan dihargai karya Tuhan yang Maha Kuasa itu. Bolehlah kalian jalan-jalan kemanapun tidak ada yang larang, tapi ingat jangan pernah melakukan tindakan bodoh dan alay yang bisa mengancam ketenangan warga sekitar dan habitat asli suatu pulau.

Sumber : tribunnews

#KeindahanGiliLawaDirusak
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Gili Lawa, Prilaku Manusia, Selamatkan Alam Indonesia, Semakin Aneh Semakin Anarkis, SUpayaKItaTAhu, Tinggal Kenangan

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 shares