Mengenal Lebih Dekat Wisata Alam Pasar Tinjomoyo, Semarang

Memiliki warisan akulturasi budaya berbagai negara, lanskap alam yag indah, dan kelengkapan akomodasi, Semarang memiliki potensi pariwisata yang sudah tidak diragukan lagi.

Banyak aset berpotensi yang direvitalisasi demi meningkatan kunjungan wisatawan. Salah satunya, Hutan Kota Tinjomoyo yang disulap menjadi Pasar Semarang Tinjomoyo.

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID dapatkan dari banyak sumber, dulu, Tinjomoyo dikenal sebagai kebun binatang. Lalu, setelah Pemerintah Kota Semarang memindahkan kebun binatang ke Mangkang, lahan seluas 57,5 hektar bekas kebun binatang tersebut sempat terbengkalai.

Wali Kota Semarang Hendar Prihadi memutuskan menghidupkannya kembali dengan membangun jembatan yang terputus. Lahan kosong yang sempat terlantar diubah menjadi hutan kota yang menjadi tempat rekreasi keluarga.
(Foto: inikata.com)

“Ya tujuannya agar Tinjomoyo kembali ramai. Di sini adem, banyak tumbuhan besar dan tidak jauh dari pusat kota,” kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini.

Akhir pekan ini, tidak ada salahnya kamu mencoba mampir ke bekas kebun binatang Tinjomoyo Semarang yang kini bangkit lagi. Bukan untuk melihat hewan, tapi mencoba belanja makanan tradisional dengan non tunai atau hanya sekedar berfoto-foto.

Pasar Semarang Tinjomoyo akan buka sampai pukul 21.00 WIB. Dan saat ini memang baru dibuka hanya pada hari Sabtu mulai pukul 15.00 WIB. Ada sekitar 20 stand berisi makanan-makanan tradisional dalam dan luar negeri serta sejumlah kerajinan tangan. Namun jika pengunjung berlimpah, banyak pedagang yang sudah kehabisan stok sebelum tutup.

Pengunjung bisa mencicipi wedang kawi, sego ambang, sego kethek, sego tedun, nasi kebuli, steak, dan lainnya. Selain itu, bisa juga mencoba panahan atau menembak dengan air softgun di salah satu stand. Bermain dengan mainan tradisional juga bisa dilakukan di sana.
(Foto: rakyatjateng.fajar.co.id)

Konsepnya dibuat tradisional, tapi transaksinya modern, tanpa uang tunai. Caranya yaitu menggunakan kartu tapcash yang selama ini sudah digunakan warga Semarang untuk berbagai keperluan belanja digital termasuk naik bus Trans Semarang.

Bagi yang belum memiliki kartu tapcash, bisa langsung mengurus di pintu masuk dengan minimal pengisian saldo Rp 20 ribu. Alternatif lainnya menggunakan aplikasi ‘yap‘! Dari BNI di Smartphone berbasis android. Karena berada di kawasan hutan, suasanan cukup sejuk, dan semakin malam, suasana makin cantik dengan kerlip lampu serta hiasan-hiasan di sana.

Gimana, tertarikkan untuk serua-seruan sambil kulineran bersama keluarga tercinta? Tunggu apalagi yuk segera luangin waktu kamu untuk jalan-jalan bersama mereka ke luar kota! Happy weekend.

Sumber : phinemo

#PasarTinjomoyo
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Jawa Tengah, Liburan Keluarga, Pasar Tinjomoyo, Semarang, SUpayaKItaTAhu, Wisata Kulineran

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares