Keren, Kabel Internet Bawah Laut Indonesia Membentang Sepanjang Australia dan Singapura

Teknologi dari tahun ketahun mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Bahkan, teknologi saat ini sudah mampu mendukung kegiatan kita dalam berkomunikasi, membuka internet, googling mencari informasi, nonton Youtube, dan seterusnya dapat dilakukan dengan beberapa klik saja.

Sehingga bisa dibilang internet sudah menjadi bagian hidup kita yang tidak terpisahkan. Tapi apakah kamu tahu, teknologi apa yang merangsang perkembangan teknologi hingga sampai ke tahap ini?

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID dapatkan dari berbagai sumber, jawabannya adalah karena adanya ‘jalan tol’ data atau yang biasa disebut dengan Fiber Optik. Kabel ini mampu menghubungkan Indonesia dengan semua negara lewat internet.
(Foto: ipropertyguru.net)

Melintasi dasar laut antar negara dan benua, kabel sepanjang ribuan kilometer dibangun dengan spek dan keahlian khusus, agar bisa menghubungkan data antar negara dengan aman.

Kabel bawah laut sudah didesain untuk pengoperasian di bawah laut, sehingga mampu dengan baik mengatasi tekanan di dasar laut. Salah satunya kabel bawah laut Google yang dinamai proyek Indigo menghubungkan internet Asia dengan Australia. Sistem komunikasi kabel laut ini diharapkan selesai pada pertengahan tahun 2019.

Sistem kabel laut Google ini membentang sepanjang kurang lebih 9.000 km yang menghubungkan Singapura dan Perth, sampai ke Sydney. Wilayah yang juga bakal dilewati kabel tersebut adalah Jakarta, Indonesia.

Sistem jaringan kabel bawah laut internasional baru ini diharapkan bisa memperkuat hubungan komunikasi Australia dan negara-negara di Asia Tenggara, mengurangi latensi, dan meningkatkan kendalan.

Kabel laut Google ini akan menggunakan teknologi optik terpadu mutakhir, setiap dua pasang kabel serat optik dapat memiliki kapasitas minimal 18 terabit per detik, dengan kemungkinan peningkatan kapasitas di kemudian hari.

Sistem ini menggunakan rancangan dua pasang serat optik ‘open cable’ dengan teknologi pembagian spektrum. Dalam sistem ini terdapat tambahan dua pasang kabel serat optik yang menghubungkan Singapura dan Jakarta melalui sebuah unit percaangan (branching unit). Sistem kabel laut ini akan mendarat di fasilitas stasiun kabel laut yang saat ini telah ada di Singapura, Australia, dan Indonesia.

Kabel laut Indigo merupakan kerja sama sebuah konsorsium yang terdiri dari Indoesat Ooredoo, AARNet, Google, Singtel, SubPartners, dan Telstra dengan Alcatel Submarine Networks (ASN) sebagai pihak yang membangun jaringan kabel laut.

Anggota konsorsium akan memiliki spektrum tersendiri yang memberikan kemampuan secara independen untuk dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi ini dan melakukan peningkatan kapasitas sesuai kebutuhan di kemudian hari.

#KabelInternetTolLaut
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Australia, Indonesia, Kabel Internet Bawah Laut, Singapura, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 share