Inilah Pesona dari Sungai Terbesar dan Terpanjang di Dunia!

Siapa sangka di Provinsi Riau punya sebuah fenomena alam unik di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Fenomena unik ini yang terjadi di Indonesia ini hanya terjadi di Riau, suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat sekitar bahwa ombak raksasa ini di kenal oleh peselancar hingga internasional.

Tepatnya di Sungai Kampar Provinsi Riau dengan panjang 450 km yang melintasi 3 kabupaten di Riau “Kabupaten Pelalawan, Kampar dan Kuantan Singingi” dan 2 kabupaten di Provinsi Sumbar yakni “Lima Puluh Kota, dan Sijunjung” namun hanya di kabupaten Pelalawan yang memiliki gelombang raksasa yang bernama gelombang atau Ombak Bono.

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID dapatkan, fenomena alam langka ombak raksasa ini dikenal dengan nama Ombak Bono yang terbentuk akibat sebuah pertemuan arus pasang laut bertemu dengan srus sungai. Ombak terbaik untuk surfing ini sudah diketahui oleh peselancar Indonesia hingga peselancar mancanegara dan ombaknya sangat menantang para peselancar untuk mencobanya.
(Foto: archipelagos.id)

Ombak Bono menjadi seperti test uji adrenalin dan stamina bagi para peselancar karena satu ombak yang muncul saja sudah sangat panjang. Berselancar di Ombak Bono akan sangat melelahkan fisik peselancar, karena ombak yang terbentuk demikian panjang, lama dan besar. Para peselancar akan berselancar mengikuti Omak Bono dalam waktu lama yakni lebih dari 20 menit.

Proses Terjadinya Ombak Bono
Ombak Bono terjadi ketika purnama, akan lebih besar di saat volume air sungai meningkat drastis pada musim penghujan serta aliran air dari beberapa anak sungai membuat daerah hilir Sungai Kampar ini memiliki gelombang yang sangat tinggi. Jika kamu masih penasaran seperti apa langsung saja yuk kita tonton video berikut ini.

Ditambah pula, arus air dari Laut Selat Malaka dan Laut Cina Selatan bertemu dengan aliran Sungai Kampar terjadilah penyempitan. Penyempitan pertemuan arus ini akan membentuk gelombang besar. Gelombang Ombak Bono dapat mencapai hingga 4 – 6 meter di saat bulan purnama. Kecepatan Ombak Bono bisa mencapai 40-50 km/jam cukup menantang.

Saat terjadi puncak Ombak Bono, 21 gelombang ombak dapat muncul secara bersamaan. Gelombang ini juga bisa menciptakan ombak bergulung-gulung dengan waktu yang bisa mencapai dua jam. Ini tentunya jauh berbeda dengan gelombang di laut yang hanya berdurasi sekitar beberapa menit saja.

Meski oleh masyarakat setempat Ombak Bono mempunyai nama yang mengerikan, yaitu Tujuh Hantu, tapi gelombang ini juga banyak mengundang peselancar dari mancanegara untuk menjajal liarnya Ombak Bono. Meski Gelombang Ombak Bono ini berbahaya, tetapi ombak sungai terbesar dan terpanjang di dunia ini dinobatkan sebagai wahana selancar sungai terbaik di dunia, guys.

Sumber : wisatasumatera

#OmbakBono
#SUpayaKItaTAhu

Tag: , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 shares