Inilah Bentuk Perbedaan Batas Laut Peta Indonesia Lama dan Peta Indonesia Baru

Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Kemaritiman pada 14 Juli yang lalu mengumumkan mulai diterbitkannya peta baru NKRI. Beberapa perubahan pada peta tersebut menyusul telah disepakatinya beberapa persetujuan batas wilayah dengan negara-negara tetangga.

Di peta tersebut tampak wilayah Indonesia terkesan semakin luas. Deputi bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Arif Havas Oegroseno menjelaskan bahwa terdapat beberapa perubahan yang terjadi dimpeta terbaru ini. Setidaknya ada 5 perubahan yang terjadi.

Kira-kira apa saja sih perubahan yang terjadi pada peta Indonesia versi lama dan versi terbaru. Seperti yang dilansir SUKITA ID inilah bentuk perubahannya.

Perubahan Batas dengan Palau
(Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Pada peta yang lama, batas wilayah Indonesia tampak masih melengkung karena ada dua pulau milik Palau.

(Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Di peta yang baru wilayah Palau ditutup, karena ini batas ZTE (Zona Tangkap Eksklusif) menjadi perairan Indonesia. Dan dua pulau kecil milik Palau yang masuk dalam wilayah Indonesia, Karang Helen dan Pulau Tobi diberi 12 nautical mile.

Perubahan Batas Antara Indonesia dengan Filipina di Laut Sulawesi
(Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Di peta yang lama, batas ini ditandai dengan garis putus-putus namun di peta yang baru garis sudah menyatu. Hal terjadi berkat perjanjian ZTE antara Indonesia dengan Filipina sudah selesai.

Perubahan Nama Laut di Natuna
(Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Zona di bagian utara Laut Natuna kini diberi nama Laut Natuna Utara. Di peta lama Laut Natuna diberikan garis laut teritorial dan laut kepulauan saja. Selama ini di laut tersebut telah terdapat sejumlah kegiatan eksplorasi migas dengan menggunakan nama Natuna Utara dan Selatan.

Perubahan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di Selat Malaka
(Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Pada peta lama ZEE antara Indonesia dengan Malaysia belum ditetapkan.

(Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Meski negoisasi masih terus berlanjut di peta baru, Indonesia mengklaim ZEE lebih maju menekan ke sisi Malaysia.

Perubahan Batas Laut Teritorial di Perbatasan Selat Riau
(Foto: goodnewsfromindonesia.id)

Tidah banyak yang mengetahui bahwa sebenarnya di Selat Riau terdapat dua karang kecil yang menjadi milik Singapura dan Malaysia. Karang tersebut adalah South Ledge dan Pedra Branca, South Ledge adalah milik Singapura sedangkan Pedra Branca dalam negoisasi Singapura dan Malaysia.

Di peta ukuran karang tersebut terlampau kecil dan cenderung diberi cukup luas di peta lama. Namun, pada peta baru kedua karang tersebut diberi bulatan untuk memperlihatkan bahwa karang tersebut bukan bagian dari Indonesia dengan diberi alokasi wilayah selebar 500 meter.

Tahukah kamu? Salah satu, tujuan memperjelas garis batas ini adalah agar memudahkan kapal-kapal untuk melakukan kegiatan patrol. Gimana sekarang kamu sudah sangat paham kan perbedaan peta lama dan peta baru.

Sumber: goodnewsfromindonesia

#UpdateTerbaruPetaIndonesia
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Batas Laut Teritorial, Indonesia, SUpayaKItaTAhu, Update Peta Terbaru

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 shares