Inilah Alasan Utama Albert Einstein Jadi Seorang Vegetarian di Hari Tua

Albert Einstein terkenal dengan kejeniusannya. Jelang akhir hayat, rupanya ilmuwan ini memilih menjadi seorang vegetarian. Apa ya alasannya?

Menyebut nama Albert Einstein, banyak orang langsung menghubungkan nama ini dengan sosok ilmuwan jenius dan pintar. Kaum vegan mengklaim kepintaran Einstein salah satunya disebabkan pola makan vegetarian yang dijalaninya.

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID ketahui, klaim ini tidak sepenuhnya salah. Menurut The Daily Meal (7/3). Pasalnya Einstein memang hanya mengonsumsi sayuran saja di hari tua. Tapi di masa kecil dan dewasanya ia juga pemakan daging.
(Foto: en.wikipedia.org)

Hal ini terbukti dari autobiografi Philip Frank yang menyebut ia dan Einstein pernah makan hati anak sapi untuk makan siang. Menurut Frank, Einstein mengoreksi cara sang istri merebus makanan mereka. “Kamu pasti tahu titik didih air terlalu rendah untuk bisa mematangkan hati di dalamnya,” tutur Einstein kala itu.

Di kesempatan lain, tercatat bahwa saat Einstein ulang tahun, temannya yaitu Maurice Solovine dan Conrad Habicht membelikannya caviar. Sajian ini sedikit lebih mewah dibanding pilihan makanan Einstein lain yang lebih sederhana.

Iapun mengambil garpu dan mencicip caviar tanpa memperhatikan apa yang dimakannya. “Demi Tuhan, jadi inilah caviar yang terkenal itu,” ujar Einstein usai memakannya.

Sayangnya di hari tua, Einstein alami gangguan masalah pencernaan kronis. Karenanya dokter meminta dia untuk melahap makanan bergizi seimbang dengan daging dan karbohidrat sederhana termasuk di dalamnya.

Ia sebenarnya berharap mampu menjadi vegetarian, tapi ia tidak mau tak makan daging untuk alasan kesehatan, “Saya selalu makan daging binatang dengan perasaan bersalah,” tulis Einstein di surat.

Einstein juga menyetujui sebagian besar motivasi moral dari kaum vegetarian yang tak memakan daging binatang. Tapi Einstein tidak mampu mematuhi hal itu.

Tapi karena penyakitnya semakin parah, Einstein disarankan dokter untuk benar-benar tak lagi makan daging. Pada titik ini, ia berusaha sekitar 70 tahun.

Setahun sebelum kematiannya, ia menulis, “Saya hidup tanpa lemak, tanpa daging, tanpa ikan, tapi saya merasa cukup sehat dengan cara ini. “Einstein juga diketahui tak lagi minum alkohol.

Tak lama berselang, pada April 1955, Einstein meninggal akibat aneurisma aorta perut. Diet vegetariannya tidak mampu menyembuhkannya lagi, tapi mungkin membuat ia bisa bertahan lebih lama sambil menghadapi penyakit yang dideritanya.

Sudahkah kamu siap untuk menjadi seorang vegetarian, agar kesehatanmu bisa tetap terjaga hingga hari tua nanti?

Sumber: detik

#AlbertEinsteinVegetarian
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Albert Einstein, Hari Tua, SUpayaKItaTAhu, Vegetarian

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares