Indonesia Kembali Raih Penghargaan Festival Budaya di Inggris

Setelah berhasil mendapatkan banyak penghargaan dan medali dimana-mana. Kali ini Indonesia kembali meraih penghargaan di Festival Budaya Inggris. Para siswa dari sekolah Al-Izhar, Pondok Labu, Jakarta Selatan telah berhasil mendapatkan piala tertinggi Lucille Armstrong di LIangollen International Musical Eisteddfood 2018.

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID dapatkan dari berbagai sumber, LIangollen International Musical Eisteddfood 2018 adalah festival budaya antarbangsa yang berlangsung di Wales, Inggris pada 3 – 8 Juli 2018. Dalam pentas tersebut mereka menampilkan tarian Kipah (kipas) dari Aceh yang dibawakan oleh 15 penari putri Tim Misi Budaya Al-Izhar Pondok Labu.
(Foto : travel.detik.com)

Direktur Utama Perguruan Al-Izhar Pondok Labu, Amiyani Arifin menyambut gembira atas prestasi yang diraih oleh murid-muridnya. “Kekuatan suatu bangsa ditentukan oleh bagaimana kita menghargai dan menjunjung tinggi budaya kita. Kita berusaha untuk terus belajar dan melestarikannya dan seharusnya tidak berakhir dengan sebuah kompetisi. Apresiasi budaya kita juga harus tercemin dalam kehidupan sehari-hari, seperti komitmen, disiplin, kerja keras, kerja tim, dan nilai-nilai baik ini terwakili di sekolah kami melalui misi budaya ini,” katanya.

Untuk mencapai ke sesi Grand Final Lucille Armstrong, tim misi budaya Al-Izhar Pondok Labu harus memenangkan beberapa kategori yaitu Juara 1 kategori C1 – Traditional Folk Dance Group dengan menampilkan Tari Kipah dari Aceh; Juara 2 kategori C4 – Cultural Showcase menampilkan Tari Muda Mudi dari Papua; dan Juara 3 kategori C2 – Choreographed/Stylized Folk Dance Group menampilkan Tari Nagekeo Bangkit dari NTT.

Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara memberikan apresiasi atas keberhasilan Tim Misi Budaya SMA Al-Izhar Pondok Labu yang membawa harum nama Indonesia di ajang festival budaya antarbangsa bergengsi tersebut “Keberhasilan ini juga sebagai promosi untuk Wonderful Indonesia,” kata Ukus Kuswara.

Sebelum berangkat ke Wales, Tim Misi Budaya SMA Al-Izhar melakukan acara ‘Gelar Pamit’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, yang dihadiri Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar, Guntur Sakti, mewakili Kementerian Pariwisata pada akhir Juni lalu.

Kemenpar sendiri memberikan dukungan kepada tim misi budaya Sekolah Al-Izhar Pondok Labu Jakarta mewakili Indonesia tampil di ajang festival budaya antarbangsa LIangollen International Musical Eisteddfod 2018.
(Foto : rmol.co)

Acara yang diikuti lebih dari 5.000 penyanyi, penari dan pemusik dari sekitar 50 negara ini tentunya menjadi wadah memperkenalkan budaya Indonesia di kancah Internasional.

Sepertinya kabar-kabar baik dan positif seperti ini selalu menjadi semangat, dan gairah tersendiri untuk para generasi muda saat ini, untuk bisa selalu berkarya di bidangnya masing-masing dalam mewujudkan mimpi dan mengharumkan Indonesia di kancah Internasional.

#FestivalBudayaInggris
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Festival Budaya, Indonesia Juara, Inggris, LIangollen International Musical Eisteddfood 2018, London, Penghargaan, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares