Hari Tritura – Tiga Tuntutan Rakyat yang Tak Pernah Tuntas Terselesaikan!

Kamu tau gak, Indonesia pernah loh mengalami masa-masa sulit dan tertekan pada zaman Soekarno dulu. Berbagai masalah ada pada saat itu, sehingga membuat Soekarno berada pada posisi tertekan.

Nah, nggak beda jauh nih masa lalu dengan masa kini, ormas-ormas yang selalu menuntut kinerja pemerintah terus meningkat, entah apa yang mendasari mereka, sekali lagi ini politik penuh dengan kekejaman dan kelicikan. Dalam pembahasan kali ini SUKITA ID gak mau membahas banyak tentang politik, tapi karena ini Hari Tritura jadi hanya membahas sejarahnya saja ya, yuk simak selengkapnya!

Tepat hari ini, 10 Januari kita memperingati Hari Tri Tuntutan Rakyat atau yang disebut dengan Hari Trikora. Tritura sendiri adalah tiga tuntutan yang diserukan para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) kepada pemerintah sekitar tahun 1965.

Saat itu, Indonesia sedang mengalami kesulitan, baik dari segi ekonomi maupun politik. Oleh karena itu, tanggal 12 Januari 1966, KAMI dan KAPPI mempelopori kesatuan aksi Front Pancasila menandatangani DPR-GR menuntut Tritura.

Isi Trituranya adalah :
  1. Pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya
  2. Perombakan kabinet Dwikora
  3. Turunkan harga sembako

Presiden Soekarno mengumumkan reshuffle kabinet secara resmi tanggal 21 Februari 1966. Kenyataan ini meningkatkan aksi demonstrasi lainnya untuk memboikot pelantikan menteri-menteri baru.

Dalam insiden ini, Pasukan Pengawal Presiden Soekarno, seorang mahasiswa Arif Rahman Hakim meninggal dunia. Kemudian pada tanggal 25 Februari 1966 KAMI dibubarkan. Namun hal ini, tidak mengurangi gerakan-gerakan mahasiswa untuk melanjutkan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura).

Rentetan demonstrasi yang terjadi untuk menyuarakan Tritura, akhirnya keluarlah Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) oleh Presiden Soekarno. Tujuannya untuk mengambil tindakan agar memulihkan keamanan dan ketertiban.

Jadi, apakah tuntutan-tuntutan dalam Tritura 52 tahun lalu itu telah tuntas terjawab dan terselesaikan? Secara hakiki, belum. Karena masalah yang dihadapi bangsa ini pada hakekatnya tetap terpaku pada pokok masalah yang sama seperti kehidupan politik, bermasyarakat yang otoritarian, dan sarat penyelesaian dengan cara kekerasan.

#HariTrituraNasional
#TigaTuntutanRakyat
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Selamat Hari Tritura, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 shares