Benarkah Fenomena Keringnya Danau Tiberias Tanda Akhir Zaman?

Siapa yang tidak mengenal Danau Tiberias? Yup, Danau atau Sungai Tiberias adalah danau air tawar yang dikenal memiliki permukaan paling rendah diantara ratusan ribu danau yang ada di dunia.

Letak Danau Tiberias diapit oleh dua negara terkemuka dalam negara Islam di dunia yaitu Palestina dan Suriah. Fenomena ganjil terjadi setiap tahun di Danau Tiberias. Danau yang juga menjadi salah satu tempat wisata ini mengalami penurunan debit air secara drastis.

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID dapatkan dari berbagai sumber, pakar ilmuwan memprediksi bahwa Danau ini hanya tinggal menunggu waktu untuk segera kering. Kabarnya danau ini akan benar-benar kering dan tidak bisa diambil lagi airnya sekitar tahun 2022.

Efek dari perubahan iklim lah yang dipercaya sebagai biang keladi kekeringan Danau Tiberias. Kekeringan Danau Tiberias ini menurut beberapa media merupakan kekeringan paling parah selama 100 tahun yang lalu. Garis kekeringan Danau Tiberias sudah mencapai garis yang mengkhawatirkan.

Pejabat setempat mengatakan bahwa penurunan permukaan air Danau diperkirakan akan mencapai level paling mengkhawatirkan antara 700 kaki atau 213 meter di bawah permukaan laut. Danau yang juga dijuluki dengan nama Sea of Galilee diambang kekeringan yang mengancam pasokan air bersih bagi warga bagian Israel Utara.

Kekeringan Danau ini memang sudah diprediksi oleh beberapa pakar ilmuwan dan aparat berwenang dalam hal ini pemerintah. Namun, prediksi itu ternyata datang terlalu cepat tidak seperti yang diperkirakan sebelumnya. Padahal, Danau Tiberias ini merupakan salah satu sumber vital bagi pasokan air bersih warga sekitar.
(Foto: sumbercenel.com)

Bagi umat Muslim, Danau Tiberias juga sering dikaitkan dengan turunnya dajjal sebagai bagian tanda dari akhir zaman dan kiamat. Sebagaimana diberitakan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bahwa turunya permukaan air sungai Tiberias menjadi salah satu tanda-tanda kedatangan dajjal.

Melihat hal ini, lalu bagaimanakah kondisi Danau Tiberias dari waktu ke waktu?

Ancaman kekeringan Danau Tiberias bukan lagi merupakan masalah bagi warga Israel, melainkan juga masalah bagi pasokan air bersih negara-negara tetangganya seperti Lebanon, Suiah, dan Yordania. Beberapa negara sekitar mendapatkan pasokan dari Danau yang disalurkan oleh Israel.

Danau Tiberias merupakan sungai air tawar terbesar di Israel, danau air tawar terendah pertama di dunia dan danau terendah kedua setelah laut mati. Danau ini memiliki luas sebesar 166 kmĀ² (64 sg mi), kedalaman mencapai 43 m (141 kaki), dan terletak 211.315 meter (693.29 ft) di bawah permukaan laut.

Pastinya, masalah kekeringan Danau bukan hanya karena perubahan iklim secara global, namun juga karena minimnya curah hujan yang hanya bisa mencapai 65 persen dalam lima tahun kebelakang. Daya serap hujan yang rendah terjadi puncaknya pada tahun 2014 yang merupakan musim kering terparah.

Sumber: youtube

#DanauTiberias
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Danau Tiberias, Kekeringan, Perubahan Iklim, SUpayaKItaTAhu, Tanda Akhir Zaman

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares