Ayo Mana yang Lebih Sehat, Sayur Mentah atau Jus Sayuran?

Beberapa orang lebih suka mengonsumsi sayur dengan cara diolah menjadi jus demi merasakan cita rasa yang berbeda. Namun, sebagian orang lain menganggap makan sayur mentah lebih menyehatkan meskipun terkadang rasanya tidak cocok di lidah. Benarkah?

Sayuran memang sebaiknya dikonsumsi dua sampai tiga porsi setiap hari. Porsi bahkan bisa bertambah sesuai dengan aktivitas yang dilakukan. Bagi mereka yang tidak terlalu suka makan sayur, maka alternatifnya adalah minum jus sayuran. Tapi apakah kandungan nutrisi dan khasiatnya akan sama?
(Foto: miignon.com)

Berdasarkan informasi yang SUKITA ID dapatkan dari Food Ndtv (18/4) antara sayuran dan jus sayuran memang sama-sama mengandung nutrisi namun keduanya punya takaran kandungan nutrisi yang berbeda.

Menurut penelitian yang dilakukan Stanford Medicine Cancer Institute, secangkir jus wortel mungkin mengandung nutrisi yang sama seperti saat kamu makan lima cangkir wortel segar. Artinya, minum jus wortel lebih menyumbang banyak nutrisi. Tapi apakah jus sayuran benar-benar bisa menjadi alternatif yang sempurna, terutama untuk berbagai jenis sayuran?

Menurut Mayo Clinic, jus sayuran memang mengandung banyak vitamin dan mineral namun kandungan seratnya jauh lebih sedikit dibandingkan makan sayuran langsung. Sementara sayuran mempunyai peran besar dalam mengurangi resiko sembelit, kolesterol tinggi, gula darah hingga berpengaruh pada naiknya berat badan.

Jus sayuran secara alami memiliki jumlah kalori dan lemak yang rendah. Namun, jus sayuran menjadi sumber penting berbagai nutrisi mulai kalium, vitamin A, vitamin C, dan folat.

Saat membuat jus, mesin penghalus cenderung akan memisahkan sari dan ampas sayuran. Bagian sarinya mengalir ke dalam gelas sementara bagian ampasnya terbuang.

Membuang ampas sayuran artinya membuang serta sayuran. Sementara nutrisi utama dalam sayuran adalah serat. Serat ini berfungsi menjaga kestabilan gerak usus, merangsang pencernaan, menstabilkan, gula darah, menjaga kadar kolesterol, dan membuat kenyang lebih lama.

Jus sayuran yang dimaksud di sini adalah jus yang dibuat sendiri, bukan jus kemasan yang banyak dijual di supermarket. Jus kemasan mengandung bahan pengawet dan natrium yang tinggi sehingga berbahaya untuk kesehatan jika dikonsumsi terus menerus.

Debjani Banerjee HOD, ahli diet dari PSRI Hospital mengatakan, “jus sayuran kemasan terkesan lebih baik tetapi sebenarnya jus ini banyak mengandung sodium dan kurang serat. Sementara sayuran seperti bayam, brokoli dan kubis mengandung serat yang sangat tinggi. Kamu bisa mengonsumsi banyak sayuran yang kaya vitamin, mineral dan lainnya dibandingkan minum jus manis kemasan yang ada di pasaran.”

Bagi orang yang sedang dalam program menurunkan berat badan, makan sayuran akan lebih baik dibandingkan minum jus. Tapi bukan berarti tidak boleh mengonsumsi jus sayuran sama sekali, kamu bisa mengombinasikan keduanya secara bergantian.

Sumber : detik

#Sayuran
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Jus atau Mentah, Sayuran, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares