Terkenal itu Bukan Segalanya, Ini Adalah Pesan Terakhir Kim JongHyun

Terkenal itu Bukan Segalanya, Ini Adalah Pesan Terakhir Kim JongHyun

Pernahkah teman-teman SUKITA ID membayangkan jadi seorang artis? Terkenal dimana-mana, memiliki banyak fans ribuan hingga jutaan di seluruh dunia. Passion terpehuni, kata sukses menggambarkan hidup seorang artis.

Tak perlu menjadi artis. Di dunia dimana sekarang kita hidup dengan pencitraan di sosial media, mendapatkan banyak like atau love menjadi sebuah kebanggan. Memiliki followers dengan jumlah ratus ribuah saja sudah berarti menjadi artis masa kini. Centang biru di samping nama akun media sosial kini jadi sebuah pencapaian hidup. Untuk mendapatkannya, sensasi demi sensasipun di lakukan. Yang penting kekinian.

Tapi kenyataannya terkenal bukan selamanya. Tak ada bedanya dengan orang pada umumnya yang tak puas dengan hidupnya, artis juga masih merasa hidupnya belum sempurna meskipun sudah tenar. Salah satunya adalah Jonghyun.

Terkenal itu Bukan Segalanya, Ini Adalah Pesan Terakhir Kim JongHyun
(Foto: genius.com)

Jonghyun adalah salah satu anggota boyband SHINee yang debut 2008 lalu. Pria kelahiran 8 April 1990 ini meninggal setelah menghidup asap beracun karbon monoxida (CO) yang berasal dari pembakaran briket. Sebelum ia bunuh diri, Jonghyun mengirimkan pesan kepada kakak perempuannya yang berisi pesan terakhirnya seperti yang dilansir dari Allkpop:

“It’s been hard. Let me go. Tell me, I’ve worked hard. This is my farewell.”

“Ini sangat berat. Tolong biarkan aku pergi. Katakanlah padaku, aku sudah bekerja keras. Ini adalah perpisahanku.”

Saat itu kakak Jonghyun segera menelepon polisi untuk meminta bantuan pada pukul 16.44 KST. Polisi mendatangi kediamannya di Chungdam. Saat itu Jonghyun sudah ditemukan tak sadarkan diri. Polisi membawa Jonghyun ke Konkuk University Hospital untuk pertolongan lebih lanjut namun ia tak bisa diselamatkan. Senin (18/12/2017) pukul 18.10 KST polisi Gangnam mengeluarkan pernyataan bahwa Jonghyun telah meninggal.

너를 보며 나는 많은 걸 배웠어.

A post shared by 9 (@run_withthewolf) on

Selain kakaknya, Jonghyun juga mengirimkan SMS bernada sama kepada seorang temannya yang bernama Nine9. Nine 9 adalah anggota dari band Dear Cloud. Kutipan lirik dari lagu Dear Cloud yang berjudul Beside You adalah postingan terakhir akun instagram @jonghyun.948  dengan captionI pray you’re not hurting” (saya berdoa kamu tidak terluka). Lirik lagu tersebut disebut sebagai salah satu cara Jonghyun meminta tolong meskipun tak banyak fans yang menyadarinya.

Terkenal itu Bukan Segalanya, Ini Adalah Pesan Terakhir Kim JongHyun
(Foto: Koreaboo.com)

Nine9 sudah mendapatkan surat kematian beberapa hari sebelum konser solo Jonghyun yang bertema INSPIRED yang telah digelar pada 9 Desember lalu. Ia juga telah memberitahukan pada keluarga Jonghyun tentang keinginan bunuh diri anak terakhir dari dua bersaudara ini. Baik keluarga Jonghyun dan Nine9 sudah berusaha keras untuk membantu Jonghyun untuk bangkit, namun Jonghyun tetap memilih untuk mengakhiri hidupnya.

(Foto: twitter.com/OH_mes)

Dilansir dari Kapanlagi.com, Berikut surat yang ditulis Jonghyun SHINEE:
Warning: Surat ini bisa menjadi trigger untuk beberapa orang.

Aku sudah hancur dari dalam. Depresi yang perlahan-lahan menguasaiku seluruhnya, dan aku tak bisa menang darinya.
Aku membenci diriku sendiri. Aku mencoba untuk bertahan dan meminta diriku untuk kuat, tapi tidak ada jawaban.
Jika aku tidak bisa membersihkan napasku, lebih baik berhenti sekalian.
Aku bertanya siapa yang akan menjagaku.
Hanya ada Aku.
Aku sendirian.
Mudah mengatakan untuk mengakhiri semuanya.
Sulit sebenarnya untuk mengakhirinya.
Aku selama ini hidup karena kesulitan yang kuhadapi.
Mereka mengatakan aku ingin kabur.
Benar memang. Aku ingin kabur.
Dari diriku.
Dari kamu.
Aku bertanya siapa. Ini Aku. Dan ini aku. Dan ini aku lagi.
Aku bertanya kenapa aku semakin kehilangan kenangan. Mereka menjawab karena itu kepribadianku. Baiklah. Jadi pada akhirnya semua ini salahku.
Aku ingin seseorang menyadari, tapi tidak ada. Tidak ada yang menemuiku, tentu saja mereka tidak tahu aku ada.
Aku bertanya kenapa orang hidup. Ya karena mereka hidup saja.
Kalau aku bertanya kenapa orang mati, kurasa mereka akan menjawab kalau itu karena lelah.
Aku menderita dan khawatir. Aku tidak pernah bisa mengubah jalanku menjadi kebahagiaan.
Sakit hanya ada perasaan sakit.
Mereka mengatakan agar aku tidak seperti itu.
Kenapa? Aku bahkan tidak bisa mengakhiri dengan cara yang kuinginkan?
Mereka mengatakan padaku untuk mencari tahu mengapa aku terluka.
Aku tahu benar kenapa. Aku terluka karena diriku. Semua salahku dan karena aku jahat.
Dokter, inikah yang ingin kamu dengar?
Ini semua bukan salahku.
Saat dokter menyalahkan kepribadianku dengan suara yang pelan, aku berpikir mudah sekali menjadi seorang dokter.
Luar biasa bagaimana aku terluka. Orang yang lebih terluka bisa hidup lebih baik. Orang yang lebih lemah juga hidup dengan baik. Kurasa tidak. Dari semua yang hidup, tidak ada seorang pun yang lebih terluka daripada aku dan tidak ada yang lebih lemah daripada aku.
Tapi mereka mengatakan aku harus tetap hidup.
Aku berkali-kali bertanya, tapi ini bukan untukku. Ini demi kamu.
Aku ingin semua ini demi aku.
Jangan katakan hal yang tak masuk akal.
Pikirkan lah kenapa aku terluka? Aku sudah mengatakan kenapa. Kenapa aku terluka. Tidak seharusnya terluka seperti ini karena hal tersebut? Apakah aku harus menyebutkan detail yang lebih dramatik?
Aku butuh cerita yang lebih lagi?
Ini bukan tempatku untuk memerangi dunia.
Ini bukan hidupku menjadi dikenal di dunia.
Mereka mengatakan kenapa aku semakin terluka. Karena aku menghadapi dunia, karena aku dikenal di dunia. Kenapa aku memilih ini? Itu lucu.
Ini keajaiban aku bisa bertahan hingga sekarang.
Apa yang bisa kukatakan lag? Katakan padaku aku telah bekerja keras.
Kalau aku sudah bisa bertahan dengan baik sampai sekarang. Kalau aku bekerja keras.
Bahkan jika kamu tidak bisa tersenyum merelakanku pergi, jangan salahkan aku.
Aku bekerja keras.
Aku benar-benar bekerja keras.
Selamat tinggal.”

Atas permintaan keluarga dan bukti pesan kematian yang ditinggalkan Jonghyun pada kakaknya, polisi tidak melakukan autopsi lagi. Hari ini (19/12/2017) acara pemakaman Jonghyun digelar dengan keluarga besar SM Entertaiment.

Terkenal itu Bukan Segalanya, Ini Adalah Pesan Terakhir Kim JongHyun
Jonghyun dalam salah satu performancenya (Foto: google.com)

Selama hidupnya Jonghyun dikenal sebagai penyanyi, pembuat lagu dan host radio yang hebat. Di SHINee Jonghyun adalah seorang lead vocal. Kemampuan vokal Jonghyun dan kepiawaiannya menulis musik sudah diakui oleh majalah Korean Times (18/4/2016) sebagai satu dari empat komposer idol di Korea Selatan dan majalah Insight Korea (28/6/2017) sebagai satu dari tujuh idol yang lahir untuk musik.

Hanya saja Jonghyun masih merasa ada yang kurang. Melalui pembicaraannya dengan A yang dilansir dari Koreaboo, Jonghyun berkata kalau hidupnya tidak sesuai ekspetasi. Ia merasa kurang berbakat dan merasa tidak punya tempat bersandar. Ia berkata bahwa ia terluka karena musik dan ketenarannya.

Pada hari ini, puluhan juta fans menangis untuknya. Meskipun sedih, ini adalah kenyataan yang harus dihadapi kita bersama. Banyak hal yang kita inginkan dalam hidup ini. Seringkali kita juga berpikir seandainya itu semua terpenuhi maka hidup kita akan baik-baik saja.

Nyatanya manusia adalah mahluk yang takkan pernah puas. Satu harapan terpenuhi, harapan lain akan muncul. Diatas langit akan selalu ada langit, tak perduli sesukses dan seterkenal apapun kita akan ada masanya dimana orang lain lebih sukses dan terkenal daripada kita.

Terkenal itu Bukan Segalanya, Ini Adalah Pesan Terakhir Kim JongHyun
(Foto: gramunion.com)

Ini semua tentang belajar puas atas apa yang dimiliki dan berusaha berbagi suka duka hidup kepada orang lain. Jadi tenar bukanlah puncak dari keberhasilan dan merasakan kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Berbahagialah bersama orang-orang terdekatmu, itu adalah cara terbaik untuk menikmati hidup. Jika kamu sudah lelah, berhentilah berusaha. Namun lanjutkanlah hidupmu.

Ketenarannya mungkin membuat Jonghyun terluka, tapi sudah ribuan bahkan jutaan orang yang terselamatkan berkat musik Jonghyun. Sayangnya musik tak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Kini dunia musik kehilangan seseorang yang sangat berbakat. Semoga saja cerita artis yang memilih untuk mengakhiri hidupnya desakan depresi atas karirnya ini berhenti sampai disini.

Selama jalan, Kim Jong Hyun.

#SUpayaKItaTAhu
#KimJongHyun
#Motivasi

Tags: Jong Hyun, MOTIVASI, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

21 shares