Siswa SMAN 2 Malang Demo Menuntut Kepala Sekolah Mundur, Ada Apa?

SMAN 2 Malang Demo

Kamis (04/04/2018) siswa siswi SMAN 2 Malang demo menuntut kepala sekolah mundur. Aksi ini dilakukan di halaman sekolah sejak pukul 7 pagi tadi. Siswa berseragam batik itu berkumpul di halaman sekolah dan membawa spanduk berisi tuntutan mereka untuk menurunkan Rr. Dwi Retno Udjian Ningsih yang sudah menjabat sebagai kepala sekolah sejak 4 tahun yang lalu. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi kejadian ini?

Siswa SMAN 2 Malang demo karena tidak tahan dengan arogansi kepala sekolah

Siswa SMAN 2 Kota Malang pagi ini mendemo kepala sekolahnya, Kamis (5/4/2018). Tuntutannya antara laij minta kasek dicopot.

Posted by Surya Arema on Wednesday, April 4, 2018

Sekitar 900 siswa dari kelas 10 hingga kelas 12 SMAN 2 Malang berkumpul di ruko dekat sekolah. Pukul 7 pagi dimana seharusnya kegiatan belajar mengajar di mulai, pelajar berbaju batik itu menggunakan ikat kepala dan membawa spanduk. Mereka berjalan ke sekolah sambil meneriakkan tuntutan mereka.

“Kami butuh pemimpin, bukan penindas.”

“Katanya berpendidikan, tapi kok cara bicaranya gak sopan?

“Anda bisa menginjak harga diri saya tapi tidak harga diri orang tua saya.”

“SaveSmada”

“#Retnoout”

Menurut pengakuan siswa, Dwi Retno telah bertindak semena-mena sebagai kepala sekolah. Siswa siswi SMA favorit di kota Malang itu membeberkan asalan mengapa mereka sampai harus melakukan demo untuk menurunkan seorang guru yang seharusnya mereka hormati.

“Ada yang dikatain anak setan, jelek, miskin. Itu disampaikan kepala sekolah. Dia justru menunjukkan arogansi, bukan malah mengajarkan yang baik sebagai guru,” ujar Ramadhani salah satu siswa duduk di bangku kelas 11 dalam orasinya yang dikutip dari detik.com.

Menurut pengakuan siswa kelas 12 bahasa, Kitana Alehandra, dalam wawancaranya dengan malangvoice.com, siswa SMAN 2 Malang juga dilarang menggunakan pintu samping ruangan aula di lantai atas untuk alasan yang tidak dijelaskan. Jika dilanggar, sangsi fisik berupa push up sebanyak 20 kali akan menunggu mereka.

Kitana juga mengeluhkan kekakuan sekolah untuk siswanya yang sedang terkena musibah ataupun berjuang membawa nama sekolah. Contohnya ada seorang siswa yang baru saja kehilangan ibunya dan seorang siswa yang sedang mengikuti kompetisi roller blade di Sidoarjo yang kebetulan terjadi pada saat Ujian Akhir Sekolah (UAS). Guru SMAN 2 sampai harus datang ke lokasi dan menunggui siswa tersebut untuk ikut UAS tak perduli apapun alasan mereka tidak bisa hadir ke sekolah.

“Bukannya itu terlalu menekan ya? Kalau UN (ujian nasional) aja ada susulan, kenapa UAS ga boleh?” tanya Kitana.

Siswa juga menilai, sekolah tidak suportif saat kegiatan pentas seni yang beberapa waktu lalu diadakan pihak OSIS SMAN 2 Malang.

“Padahal tiap daftar ulang, siswa ditarik Rp 120 ribu untuk pembayaran biaya OSIS atau kegiatan siswa. Tapi nyatanya, sekolah tidak menurunkan dana sedikitpun,” tukas dia.

Kepala Sekolah SMAN 2 Malang berhasil diturunkan

Kapolsek Klojen dan MKKS SMAN Malang menyampaikan hasil pertemuan. Kasek SMAN 2 dipindah di Kantor Cabang Dindik Jatim wilayaj Kota Malang dan Kota Batu.

Posted by Surya Arema on Wednesday, April 4, 2018

Dari mulai cara bicara yang kasar, peraturan aneh diberlakukan di SMAN 2 Malang sampai kurangnya transparasi soal dana membuat siswa SMAN 2 Malang demo untuk membela hak-hak mereka sebagai pelajar. Mereka berorasi di lapangan basket di depan aula tempat perwakilan siswa, orangtua dan sekolah berdikusi. Di dalam aula tersebut 15 wakil murid dan sekolah membahas tindakan yang harus diambil untuk menghadapi masalah ini. Kepolisian Malang juga ikut turun ke lokasi demo untuk menjaga ketentraman situasi.

Pukul 10 hasil diskusi diumumkan. Kapolsek Klojen dan MKKS SMAN Malang menyampaikan bahwa tuntutan SMAN 2 Malang untuk menurukan kepala sekolah dikabulkan. Kepala sekolah SMAN 2 Malang akan dipindah di Kantor Cabang Dinas Pendidik Jawa Timur wilayah Kota Malang dan Kota Batu. Selain itu mereka juga menghimbau siswa siswi untuk membersihkan sekolah dari atribut demo dan pulang dengan tertib.

Siswa siswi SMAN 2 Malangpun menyambut kabar ini dengan gembira. Mulai besok SMAN 2 Malang akan dipimpin oleh PLT baru untuk menggantikan Dwi Retno. Mereka berharap bahwa kejadian seperti ini tidak perlu terulang lagi dan mantan kepala sekolah akan mengubah sikapnya di tempat barunya.

#SUpayaKItaTAhu
#SiswaSMAN2MalangDemoMenuntutKepalaSekolahMundurAdaApa
#Terkini

Tags: Demo, Siswa, SMA 2 Malang, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

27 shares