Sambut Olimpiade Tokyo 2020, Jepang Sulap Truk Jadi Masjid Berjalan

Masjid berjalan

Melajutkan estafet dari Rio, Brazil tahun 2016, ibu kota Jepang yakni Tokyo sudah mulai berbenah untuk sambut Olimpiade Tokyo 2020. Tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2020 ini memiliki rencana unik untuk menyambut atlet dan penonton muslim. Perusahaan otomotif yang berbasis di Tokyo, Yasu Project memperkenalkan masjid berjalan (Mobile Masjid Project). Masjid berjalan ini dibuat dengan memodifikasi truk Hino dengan teknologi keren bagaikan transformer.

Beginilah rupa dari masjid berjalan yang sudah mulai diproduksi untuk sambut Olimpiade Tokyo 2020

Masjid berjalan ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan ibadah para penonton dan atlet muslim yang akan bertanding di Stadium Tokyo. Jumlah penduduk muslim di Jepang masih rendah, itu sebabnya tak banyak masjid yang bisa digunakan untuk menunaikan salat. Itu sebabnya Jepang bekerja sama dengan Yasu Project untuk menyediakan sekitar 10 masjid berjalan yang akan beroperasi selama Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam wawancara dengan media Indonesia di Jakarta, Yasuharu Inoue, Kepala Panitia Pelaksana Proyek Masjid Berjalan & CEO Yasu Project Co., Ltd mengatakan, fasilitas tersebut sengaja disediakan untuk membantu umat islam dalam menunaikan ibadahnya.

“Setelah diumumkan bahwa ajang Olimpiade dan Paralimpic 2020 akan diselenggarakan di Jepang kami berupaya menyediakan sesuatu demi menunjang kelancaran acara. Memegang teguh ‘omotenashi’ yang berarti ramah-tamah, kami sediakan masjid berjalan,” kata Inoue yang dikutip dari detik.com.

Inoue juga mengatakan bahwa keberhasilan mereka untuk menyulap truk Hino menjadi tempat ibadah ini butuh waktu 4 tahun. Truk khusus ini dibuat secara khusus oleh orang Jepang dan menjadi masjid berjalan yang ada di Jepang. Truk besar ini memiliki berat 50 ton dan dibuat dengan biaya 14 Miliar. Recananya selain untuk beribadah, truk ini juga bisa digunakan untuk restoran dan kebutuhan lainnya.

Masjid berjalan
(Foto: plimbi.com)

Nantinya truk ini akan melebarkan bagian kanan dan kirinya menjadi seluas 48 meter persegi hanya dengan satu pencetan tombol. Umat muslim hanya perlu menunggu 5 menit agar masjid berjalan ini siap untuk digunakan. Bagian dalam truk yang luas ini akan mampu untuk menampung sekitar 50 orang untuk salat. Bagian dalam truk berisi karpet sebagai alat salat, kompas untuk menentukan kiblat, tempat wudhu serta AC dan mineral kristal untuk mendinginkan ruangan.

Wah, keren ya cara Pemerintah Jepang untuk menyambut Olimpiade Tokyo 2020 teman-teman SUKITA ID? Semoga persiapan Olimpiade 2020 berjalan lancar ya!

#SUpayaKItaTAhu
#SambutOlimpiade2020JepangSulapTrukJadiMasjidBerjalan
#Terkini

Tags: Masjid Berjalan, Olimpiade Tokyo 2020, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 shares