Profil dan Fakta Unik Cut Meutia, Pahlawan Wanita di Uang Kertas Pecahan 1.000

Profil dan Fakta Unik Cut Meutia

Coba teman-teman SUKITA ID tengok dompet kalian masing-masing dan perhatikan uang kertas pecahan Rp. 1.000,- milik kalian. Siapakah pahlawan wanita yang ada di dalam kertas? Cut Nyak Meutia adalah seorang pahlawan wanita dari Aceh yang wajahnya telah dua kali diabadikan dalam uang kertas Indonesia. Cut Meutia adalah seorang wanita hebat yang berani turun memimpin perang meskipun berduka saat suaminya telah tiada.

Untuk mengenang sepak terjangnya melawan Belanda di Aceh, SUKITA ID akan membagikan profil dan fakta unik Cut Meutia
  • Nama asli: Tjoet Nyak Meutia
  • Dikenal juga sebagai: Cut Nyak Meutia
  • Tempat dan tanggal lahir: Pirak, Aceh Utara 1870
  • Wafat:Alue Kuirieng, Aceh, 24 Oktober 1910
  • Orangtua: Teuku Ben Daud Pirak (Ayah) dan Cut Jah (Ibu)
  • Suami: Teuku Syamsarif (Teuku Chik Bintara), Teuku Muhammad (Teuku Tjik Tunong) dan Pang Nagroe
  • Anak: Teuku Raja Sabi (Ampon Chik Raja Sabi)
Profil dan Fakta Unik Cut Meutia
Foto wanita Aceh yang menjadi inspirasi potret Cut Meutia yang kita kenal hingga saat ini. (Foto: tribunnews.com
Fakta unik Cut Meutia:
  1. Cut Meutia menikah dengan Teuku Chik Bintara saat masih muda. Namun suami pertamanya ini dianggap pro Belanda hingga keduanya memilih untuk berpisah.
  2. Teuku Tjik Tunong ditangkap dan dihukum mati Belanda di pantai Lhoksumawe bulan Maret 1905. Sebelum meninggal, ia berpesan kepada sahabatnya Pang Nagroe agar menikahi istrinya dan mereawat anak mereka. Sayangnya Pang Nagroe juga harus tewas di tangan belanda pada tanggal 26 September 1910.
  3. Setelah menikahi Pang Nagroe, Cut Meutia ikut suami keduanya berjuang bersama pasukan di bawah pimpinan Teuku Muda Gantoe.
  4. Cut Meutia gugur dalam saat sedang perang Marechausée di Alue Kurieng saat berusia 40 tahun. Ia dimakamkan di Alue Kurieng, Aceh. Cut Meutia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Menurut surat Surat Keppres Nomor 107/1964 pada tahun 1964.
  5. Sama seperti Cut Nyak Dhien, Cut Meutia juga kehilangan kedua suaminya saat melawan Belanda. Ia juga mengambil alih kepemimpinan pasukan Aceh ketika suaminya tiada.
  6. Di rumah milih Cut Meutia di Pirak, Matangkuli, Aceh Utara, terdapat sebuah lukisan berkerudung hijau dengan pinggiran berwarna kuning. Lukisan tersebut adalah lukisan Cut Nursirah, cucu Cut Meutia. Menurut keluarganya, wajah Cut Nursiah sangat mirip dengan Cut Meutia.
  7. Tidak ada satupun foto atau lukisan diri Cut Meutia yang berhasil diketahui oleh publik. Lukisan wajah Cut Meutia yang selama ini beredar diinspirasi dari potret wanita aceh karya Christiaan Benjamin Nieuwenhuis (1901).
  8. Untuk menghormati jasa-jasanya, Bank Indonesia mencetak uang kertas pecahan Rp. 1.000 tahun emisi 2016 dengan menggunakan wajahnya. Uang kertas pecahan Rp. 5.000,- juga memiliki tanda air bergambar Cut Meutia. Sebelumnya, uang kertas pecahan Rp. 10.000,- keluaran tahun 1998 juga memuat potret pahlawan wanita dari Aceh ini.
  9. Saat uang pecahan Rp. 1.000,- diluncurkan, sejumlah pihak memprotes potret Cut Meutia karena tidak menggunakan jilbab. Namun menurut Teuku Ramli, cucu dari kakak Cut Meutia, potret tersebut sudah benar sebab di masa perang wanita tidak menggunakan jilbab. Seandainya pun ada, wanita Aceh hanya menggunakan kain tipis untuk menutupi kepalanya.

Sumber: Tirto.id, Tribunnews.com, Biografiku.com

#SUpayaKItaTAhu
#ProfilDanFaktaUnikCutMeutia
#Tokoh

Tags: Aceh, Cut Meutia, Pahlawan Nasional, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares