Profil dan Fakta Unik Aipda Karel Sadsuitubun, Pahlawan Revolusi

profil dan fakta unik Aipda Karel Sadsuitubun

Apakah teman-teman SUKITA ID pernah menemukan jalan bernama KS Tubun? Aipda Karel Sadsuitubun adalah seorang Pahlawan Revolusi yang namanya banyak diabadikan sebagai nama jalan. Berbeda dengan korban lainnya, pria berusia 36 tahun asal Maluku ini tidak berasal dari dunia militer. Beliau adalah seorang polisi yang ditunjuk menjadi penjaga dan kebetulan bertemu dengan pasukan Tjakrabirawa saat peristiwa G30S/PKI. Meskipun kalau jumlah, Karel Sadsuitubun melawan PKI dengan berani meskipun beliau akhirnya kehilangan nyawanya.

Untuk menghormati jasa beliau sebagai Pahlawan Revolusi, SUKITA ID akan membagikan profil dan fakta unik Aipda Karel Sadsuitubun
  • Nama: Karel Sadsuitubun
  • Dikenal sebagai: KS Tubun, Karel Satsuitubun
  • Pangkat: Ajun Inspektur Dua Polisi (Aipda)
  • Tempat dan tanggal lahir: Tual, Maluku Tenggara, 14 Oktober 1928
  • Wafat: Jakarta, 1 Oktober 1965
  • Pasangan: Margaretha Waginah
  • Anak: Philipus Sumarno, Petrus Indro, Waluyo Linus dan Paulus Suprapto
Riwayat pendidikan Karel Sadsuitubun:
  • Sekolah Polisi Negara di Ambon (1951)
  • Sekolah Polisi Negara Megamendung, Bogor, Jawa Barat (1954)
Fakta unik Karel Sadsuitubun:
  1. Beliau adalah seorang polisi yang telah memiliki banyak pengalaman untuk mengamankan pada masa pemberontakan Indonesia setelah merdeka. Ia pernah bertugas untuk mengamankan pergolakan DI/TII Dauh Bereuh di Aceh, pergolakan Kahar Muzakkar & Permesta di Sulaweso dan Operasi Trikora Pembebasan Irian Barat di Hingga Papua.
  2. Karel Sadsuitubun adalah korban G30S/PKI yang tertembak saat pasukan Tjakrabirawa berusaha menculik A.H. Nasution. Sebenarnya beliau adalah penjaga di rumah wakil perdana menteri Dr. Johannes Leimena yang kebetulan tinggal di sebelah rumah A.H. Nasution. Untuk melancarkan operasi pasukan Tjakrabirawa menyekap pengawal di rumah Dr. J. Leimena terlebih dahulu. Sadsuitubun yang terbangun melawan dan menembaki penyergap. Sayangnya beliau kalah jumlah dan tewas di tempat.
  3. Karel Sadsuitubun adalah satu-satunya Pahlawan Revolusi yang berasal dari kepolisian sekaligus Pahlawan Nasional pertama yang berasal dari kepolisian.
  4. Beliau juga satu-satunya Pahlawan Revolusi yang berasal dari Indonesia bagian Timur yakni Maluku.
  5. Pangkat terakhir beliau adalah Brigadir Polisi. Menurut Keppres No. 114/KOTI/1965 Karel Sadsuitubun diangkah secara anumerta menjadi Ajun Inspektur Dua Polisi dan diberi gelar Pahlawan Revolusi.
  6. Beliau adalah satu dari lima orang yang gugur karena pasukan Tjakrabirawa dalam peristiwa G30S/PKI namun tidak termasuk ke dalam target operasi.
  7. Tahun 2017, Keluarga Karel Sadsuitubun meminta penulisan nama beliau sebagai KS Tubun di jalan-jalan, pelajaran dan film untuk diubah oleh pemerintah. Menurut Jack, perwakilan keluarga Sadsuitubun, namanya tidak dipisah menjadi Karet Sadsui Tubun sehingga tidak bisa disingkat menjadi KS Tubuh. Penyingkatan nama yang benar adalah K Sadsuitubun.
  8. Beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata disamping makam D.I. Panjaitan.
  9. Sebuah bandara di Maluku dibangun untuk menghormati jasa beliau, yakni Bandar Udara Karel Sadsuitubun di Maluku Tenggara.
  10. Namanya juga dipakai sebagai nama kapal perang KRI Karel Sadsuitubun.

Sumber: Merdeka.com, Tirto.id dan Wikipedia.org

#SUpayaKItaTAhu
#ProfilDanFaktaUnikAipdaKarelSadsuitubunPahlawanRevolusi
#Tokoh

Tags: Karel Sadsuitubun, Pahlawan Revolusi, Profil, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares