Profil dan Fakta Unik Ahmad Dahlan, Pendiri Muhammadiyah

Profil dan Fakta Unik Ahmad Dahlan

Apakah teman-teman SUKITA ID tahu kalau Indonesia punya sekolah keagamaan yang sudah berdiri selama lebih dari 100 tahun? Muhammadiyah berdiri tahun 1912 di Yogyakarta. Salah satu sekolah islam tertua di Indonesia itu didirikan oleh seorang Pahlawan Nasional, Kyai Haji Ahmad Dahlan. Pemuka agama asal Yogyakarta ini berjasa sangat besar dalam pendidikan dan agama masyarakat Jawa pada masanya.

Untuk mengenang jasa-jasanya mencerdaskan penduduk Indonesia sambil mengajar agama, kali ini SUKITA ID akan membagikan profil dan fakta unik Ahmad Dahlan
  • Nama asli: Muhammad Darwis
  • Dikenal juga sebagai: Kyai Haji Ahmad Dahlan
  • Tempat dan tanggal lahir: Yogyakarta, 1 Agustus 1858
  • Wafat: Yogyakarta, 23 Februari 1923
  • Orangtua: K. H. Abu Bakr (Ayah) dan Nyai Abu Bakr (Ibu)
  • Istri: Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan), Nyai Abdullah, Nyai Rum, Nyai Aisyah Cianjur, Nyai Yasin Pakualam Yogyakarta
  • Anak: Djohanah, Siradj Dahlan, Siti Busyro, Irfan Dahlan, Siti Aisyah, Siti Zaharah, Dandanah
Fakta unik Ahmad Dahlan:
  1. Ahmad Dahlan merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara. Ia memiliki 3 kakak dan 2 adik perempuan dan hanya memiliki satu saudara laki-laki (anak ke-7). Ia merupakan keturanan ke-12 dari Sunan Gesik (Maulana Malik Ibrahim).
  2. Pada umur 15 tahun, ia pergi haji dan tinggal di Mekah selama lima tahun. Disana Ahmad Dahlan banyak berinteraksi dengan pemikir pembaharu dalam Islam, seperti Muhammad Abduh, Al-Afghani, Rasyid Ridha dan Ibnu Taimiyah.
  3. Ahmad Dahlan menikahi sepupunya sendiri, Siti Walidah, anak Kyai Penghulu Haji Fadhil. Nantinya Siti Walidah akan dikenal sebagai Nyai Ahmad Dahlan dan mendirikan pendiri Aisyiyah. Nyai Ahmad Dahlan juga seorang pahlawan nasional.
  4. KH Ahmad Dahlan masuk ke Boedi Oetomo pada tahun 1909. Dari sanalah ia mendapat ide untuk membuka sekolah sendiri yang diatur dengan rapi dan didukung oleh organisasi yang permanen agar tidak bernasib sama dengan pesantren tradisional yang tutup jika kiai pemimpinnya meninggal dunia. Tanggal 18 November 1912 Muhammadiyah didirikan.
  5. Saat kembali lagi ke Indonesia tahun 1888, ia mengganti namanya dari Muhammad Darwis menjadi Ahmad Dahlan.
  6. Tahun 1912, Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah di kampung Kauman, Yogyakarta.
  7. Saat membangun Muhammadiyah, Ahmad Dahlan pernah dituduh membangun sekolah yang menyalahi agama islam. Ia bahkan pernah difitnah sebagai Kyai Palsu. Namun KH Ahmad Dahlan tetap teguh dan terus mengajar di Muhammadiyah hingga akhirnya Muhammadiyah diterima masyarakat.
  8. Tanggal 22 Agustus 1914 KH Ahmad Dahlan mendapatkan izin badan hukum untuk Muhammadiyah dari pemerintah Hindia Belanda. Namun izin ini hanya diberikan kepada Muhammadiyah di Yogyakarta saja padahal saat itu Muhammadiyah sudah meluas ke berbagai wilayah Indonesia.
  9. Menurut buku Muhammadiyah Gerakan Pembaruan (2010) karya Haeda Nashir, KH Ahmad Dahlan bersahabat dan berdialog dengan Pastur van Lith,tokoh di kalangan keagamaan Katolik. Pada saat itu Kiai Dahlan tidak ragu-ragu masuk gereja dengan pakaian hajinya.
  10. Kisah hidupnya menjadi inspirasi film Sang Pencerah (2010). Dalam film itu tokoh KH Ahmad Dahlan dimainkan oleh Lukman Sardi.
  11. KH Ahman Dahlan meninggal pada tanggal 23 Februari 1923 dan dimakamkan di Karang Kajeng Yogyakarta. Melalui Surat Keppres 657 tahun 1961 KH Ahmad Dahlan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Sumber: Tirto.id, Bio.or.id, Biografiku.com dan Merdeka.com

#SUpayaKItaTAhu
#ProfilDanFaktaUnikAhmadDahlan
#Tokoh

Tag: , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 shares