Mural Asian Games Ternyata Dibuat oleh Pasukan Orange

Mural Asian Games

Asian Games 2018 akan segera dimulai dalam waktu 3 minggu lagi, Pemprov Jakarta semakin rajin merapikan dan memperindah kota Jakarta. Melukis mural Asian Games di tembok-tembok pemukiman dan tepi jalan adalah salah satu cara yang dipilih untuk menyemarakkan acara olah raga tersebut. Namun akhir-akhir ini mural Asian Games sedang jadi sorotan masyarakat. Pasalnya bukan seniman, Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) alias pasukan oranye yang melukis mural tersebut.

Kamis (19/07/2018) petugas oranye dikerahkan untuk melukis gambar bertema Asian Games di tembok Lapangan Tembak di kawasan Gelora Senayan, Jakarta Pusat. Mereka ditargetkan untuk melukis tembok sepanjang 200 meter itu dalam waktu satu minggu. Meskipun demikian, petugas oranye mengatakan bahwa mereka tidak pernah dapat pelatihan melukis sebelumnya. Mereka semua melukis lambang olahraga, bendera peserta dan maskot Asian Games hanya berbekal cat seadanya dan gambar dari google yang mereka lihat dari handphone.

Pengerjaan satu bidang lukisan memakan waktu 2-4 hari tergantung luas yang akan dilukis. Enam orang dalam tim PPSU itu bekerja dalam dua sif, yakni sif pagi dari pukul 08.00 WIB-15.00 WIB, dan sif sore dari pukul 03.00 WIB-22.00 WIB. Per tanggal 21 Juli 2018, petugas oranye berkata mereka hampir menyelesaikan tugasnya untuk menghias tembok Jakarta.

Foto petugas oranye melukis mural Asian Games viral, warganet ikut bereaksi

Walaupun tidak memiliki bakat khusus dalam menggambar, sebenarnya petugas oranye berhasil menghias tembok Jakarta dengan cukup baik. Hanya saja warganet Indonesia menyayangkan keadaan ini. Warganet berharap bahwa mural Asian Games dibuat oleh seniman mural yang memiliki kemampuan melukis dengan baik dan didukung oleh persediaan warna cat yang lebih banyak. Apalagi mengingat bahwa Asian Games adalah acara olah raga yang akan diikuti oleh 45 negara.

Ada juga warganet yang merasa miris pada keadaan ini sebab petugas oranye tampak kesulitan untuk menggambar mural hanya dengan bekal minim. Apalagi menurut pengakuan Ade, salah satu petugas oranye yang dikerahkan untuk menggambar mural, mereka tidak mendapatkan makan siang ataupun bonus khusus untuk pekerjaan mereka. Meskipun demikian, Ade berharap karya-karyanya dapat membantu menyemarakkan Asian Games bagi warga Jakarta.

Anies: Gubernur tidak pernah memberi tugas

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyanggah penugasangan petugas oranye untuk membuat mural oleh Pemprov DKI. Ia tak tahu dan tak pernah memerintahkan PPSU untuk melukis mural.

“Seingat saya, gubernur enggak pernah ngasih tugas itu ya,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/7)

Meskipun demikian, Anies mengapresisi inisiatif warga untuk berpartisipasi dalam pelukisan mural. Ia menganggap bahwa kegiatan ini adalah contoh bahwa ada kesempatan bagi warga untuk menyalurkan semangat mereka menyambut Asian Games 2018

Sebaliknya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengakui bahwa pasukan oranye memang dikerahkan untuk ikut memperindah tampilan Jakarta menjelang pelaksanaan Asian Games.

“Untuk mereka (PPSU) jadi bagian dari beautifikasi, kami ajak seluruhnya,” kata Sandi di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta Pusat.

Meskipun hingga saat ini masih belum jelas benar atau tidaknya ini adalah tugas dari Pemprov DKI, warganet tetap berharap ada perhatian khusus untuk mempercantik Jakarta dan Palembang yang menjadi kota tempat Asian Games ke 18 dilaksanakan. Semoga saja setelah ini akan ada seniman yang dikerahkan untuk mempercantik kota dengan mural Asian Games, setuju teman-teman SUKITA ID?

Sumber: CNN. Sumber video: CNN dan Detik.com

#SUpayaKItaTAhu
#MuralAsianGamesTernyataDibuatOlehPasukanOrange
#Terkini

Tags: Asian Games 2018, DKI Jakarta, Mural Asian Games, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares