Muniba Mazari, Sang Iron Lady from Pakistan

Pernahkan kamu jatuh begitu terpuruk hingga tidak yakin lagi apa gunanya hidup? Muniba Mazari awalnya hanya wanita Pakistan biasa. Sebagai putri yang baik, ia menuruti permintaan ayahnya untuk menikah di usia 18 tahun meskipun hatinya berkata lain. Ia berusaha menjalani hidup dengan bahagia dengan suaminya hingga sebuah kecelakaan mengubah segalanya.

Dalam perjalanan mereka pulang ke rumah orang tuanya, suami Muniba tertidur hingga mobil yang ia kendarai kecelakaan. Suaminya berhasil keluar dari mobil dan selamat, sayangnya nasib Muniba tak sebaik itu. Wanita yang pada saat itu berusia 21 tahun itu terhimpit di dalam mobil yang ringsek.

(Foto: imgur.com)

Muniba jatuh tak sadarkan diri. Lengan dan pergelangan tangannya patah. Tulang bahunya patah. Seluruh tulang dadanya patah. Tapi yang terburuk adalah tulang belakangnya juga patah. Dua setengah tahun ia habiskan di rumah sakit dalam hanya dengan berbaring di tempat tidurnya, kesulitan untuk bergerak.. Satu persatu harapan Muniba untuk kembali ke kondisinya seperti sediakala mulai pupus.

Pada saat itu seorang dokter datang kepadanya berkata, “Aku punya berita buruk untukmu. Karena luka di tanganmu, sekarang tanganmu tidak bisa digunakan untuk melukis lagi.”

Esoknya dokter kembali datang, “Luka di tulang belakangmu sangat serius. Kamu tidak akan bisa berjalan lagi.”

Muniba berusaha sabar, ia berusaha meyakinkan dirinya kalau ini semua akan baik-baik saja. Namun kemudian dokter lain datang, membawa kabar lain yang membuat Muniba hancur. Dokter itu berkata, “Karena luka di tulang belakangmu dan tindakan yang dilakukan untuk memperbaikinya, kamu tidak akan bisa punya anak.”

Berita itu adalah pukulan pamungkas untuk Muniba. Wanita itu putus asa dan kebingungan. Ia tak bisa berjalan dan tak bisa mempunyai anak. Muniba takut di ceraikan. Ketakutannya kemudian menjadi kenyataan tak lama kemudian. Muniba jatuh terpuruk. Ia tak tahu lagi apa arti hidupnya.

(Foto: Twitter)

Hal itu berubah ketika Muniba berusaha untuk berjuang. Bosan dengan rumah sakit dan segala isinya yang berwarna putih, Muniba meminta warna untuk menceriakan suasana. Dengan sebuah kanvas kecil, cat berwarna dan tangannya yang bahkan tak bisa memegang kuas dengan benar lagi, Muniba mulai melukis. Banyak orang yang memuji lukisannya, mengatakan betapa indahnya lukisan tersebut tanpa mengatahui lukisan itu adalah pelampiasan rasa frustasninya. Muniba terus melukis hingga akhirnya hidupnya jadi lebih berwarna daripada lukisan yang ia buat.

Muniba mulai bangkit. Ia tahu ia takkan lagi punya anak, namun tekadnya untuk menjadi seorang ibu tak padam. Ia memutuskan untuk mengadopsi seorang anak. Selama dua tahun ia mencari ke panti asuhan-panti asuhan di Pakistan hingga akhirnya dia menemukan Nael, putranya yang kini berusia tujuh tahun. Demi menghidupi anaknya dan menjalani kehidupan yang ia inginkan, Muniba memutuskan untuk berbicara.

My son! My strength! Alhumdolillah ?⭐️

A post shared by Muniba Mazari (@muniba.mazari) on

Keterikatannya dengan kursi roda bisa membuat seseorang merasa tidak sempurna di dunia yang tak sempurna. Karena itu Muniba berusaha untuk tampil lebih sering ke publik. Muniba mulai melukis secara profesional dan mengikuti banyak kegiatan modeling. Ia menjadi wanita pertama dengan kursi roda yang menjadi pembawa berita di TV Nasional Pakistan.

Muniba vokal dalam upaya pemberdayaan wanita dan hak anak-anak. Tahun 2015, wanita yang kini berusia 30 tahun itu ditunjuk menjadi duta nasional untuk UN Women. Berkat semangat juangannya, Kini Muniba masuk kedalam Forbes 30 under 30 pada tahun 2016 dan 1 dari 2 wanita Pakistan yang masuk ke dalam list 100 Most Inspirational Woman BBC 2015. Ia adalah seorang motivator dan telah berkeliling dunia untuk memberikan ispirasi.

Muniba mengatakan, “failure is a option, but giving up is not.”

Seandainya saja, Muniba larut terus menerus di dalam kesedihannya dan menyerah, kisah ini tidak akan pernah kita baca.

Semoga kisah Iron Lady dari Pakistan ini bisa menjadi inspirasi teman-teman SUKITA ID untuk tetap berjuang dalam kondisi apapun.

#SUpayaKItaTAhu
#Inspirasi
#WanitaHebat

Tag: , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Comments

    • ray
    • Februari 1, 2018
    Balas

    baru liat videonya di fb. keren abis pembawaan nya,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

81 shares