Meniru Aksi Neymar, Anak SD di Inggris Dilarang Main Sepak Bola Seminggu

Meniru Aksi Neymar

Timnas Brasil mungkin sudah pulang kampung setelah kalah di babak perempat final Piala Dunia 2018, tapi efek pemainnya masih terasa sampai sekarang. Baru-haru ini ada kabar lucu sekaligus miris dari SD Home Farm di Colchester, Essex, Inggris. Kepala Sekolah di SD Inggris tersebut mengeluarkan larangan bermain sepak bola di sekolah setelah siswa-siswanya kedapatan meniru aksi Neymar.

Pemain sepak bola asal Brasil, Neymar Jr., memang sedang menarik perhatian dunia berkat aksi diving dan guling-gulingnya di lapangan hijau. Pria bernama asli Neymar da Silva Santos Júnior sering terjatuh dan mengaduh kesakitan setiap kali melakukan kontak fisik dengan pemain lawan. Meskipun normal bagi pemain sepak bola untuk kesakitan saat terkena sleding, aksi Neymar yang berguling-guling terlalu jauh dan lama dianggap sebagai akting belaka. Bahkan dalam beberapa kesempatan, tampak dengan jelas Neymar yang “terjatuh” karena pemain lawan ternyata tak tersentuh sama sekali.

Neymar melakukan aktingnya itu di beberapa pertandingan. Terakhir, pemain berusia 26 tahun ini melakukannya pada pertandingan Brazil-Belgia pada Sabtu (07/07/2018) lalu. Anak-anak SD Home Farm dikabarkan meniru aksi Neymar yang seperti ini:

Akting diving dan kesakitan ala Neymar inilah yang ditiru oleh anak-anak SD di Inggris yang berusia kurang lebih 11 tahun. Aksi ini mereka lakukan saat ada pertandingan di sekolah sehingga memicu pertengkaran diantara anak-anak SD tersebut. Kepala Sekolah Richard Potter akhirnya turun tangan dan memberikan sanksi agar masalah ini tak terjadi lagi.

Kepala sekolah Potter menganggap aksi Neymar ini sebagai aksi yang tidak mencerminkan permainan yang adil dan jujur serta semangat olahraga yang seharusnya dimiliki oleh atlet. Sebagai konsekuensinya, kepala sekolah melarang anak-anak SD Home Farm bermain bola selama seminggu. Larangan bermain bola itu baru akan diangkat jika siswa-siswinya berjanji akan berhenti meniru aksi Neymar dan bermain secara jujur dan adil.

Salah seorang orang tua murid yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa sanksi ini terlalu berat untuk anak-anak berusia 11 tahun. Emma Kenny, seorang psikolog anak juga setuju. Menurutnya ada cara lain yang bisa dilakukan kepala sekolah Potter untuk menyelesaikan masalah ini tanpa perlu mengekang kebebasan anak untuk bermain.

Aksi Neymar yang berpura-pura cedera ini masih mendapatkan pro dan kontra dari penduduk dunia. Ada juga pecinta bola yang kecewa karena akting Neymar tak berbuah kartu kuning karena tidak menunjukkan semangat sportifitas. Sebainya aksi Neymar memang tak perlu ditiru oleh siapapun. Kalau teman-teman SUKITA ID setuju tidak pada hukuman larangan bermain sepak bola untuk anak SD ini?

Sumber: Thesun.co.uk

#SUpayaKItaTAhu
#MeniruAksiNeymarAnakSDdiInggrisDilarangMainSepakBolaSeminggu
#Terkini

Tag: , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares