Laura Lazarus, Eks Pramugari yang Bangkit dari Keterpurukan Lolos 2 Kali dari Maut

Laura Lazarus

Peristiwa tragis jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang menelan banyak korban membuat Laura Lazarus teringat akan masa lalunya. Tahun 2004, Laura yang saat itu berusia 19 tahun pernah mengalami kecelakaan pesawat serupa yang nyaris merenggut nyawanya. Saat itu ia adalah seorang pramugari Lion Air. Hanya dalam jangka waktu kurang dari 6 bulan, Laura mengalami dua kali kecelakaan pesawat yang mengubah hidupnya selamanya.

Laura Lazarus pertama kali kecelakaan pada bulan Juli 2004 di Palembang. Meskipun secara fisik ia tidak mengalami luka yang berarti, ia sempat terguncang. Saat itu Laura mulai merenungkan berbagai masalah dalam hidupnya sambil terus berterima kasih atas keselamatannya.

Laura tetap bekerja sebagai pramugari hingga akhirnya kecelakaan kedua terjadi. Ia adalah satu dari 164 penumpang lainnya yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 538 di Solo pada bulan November 2004. Pesawat yang ia tumpangi tergelincir dan masuk ke area persawahan. Badan pesawat sampai terbelah menjadi dua.

Tulang pipi sebelah kanan Laura remuk dan tercabik, pundak sebelah kanan bergeser dari pangkalnya, pinggangnya patah dan tulang betis kanannya patah hingga tercabik. Kondisinya hanya sedikit lebih baik dari teman yang duduk disampingnya yang meninggal dunia saat kecelakaan. Ia baru ditemukan 6 jam setelah kecelakaan. Luka-luka yang dialami Laura itu membuatnya nyaris meregang nyawa. Bahkan tim evakuasi sempat mengira ia meninggal dan membaringkannya bersama jenazah korban kecelakaan lainnya. Namun ia akhirnya selamat setelah ada tim penyelamat yang mendengar erangan kesakitannya.

Kecelakaan tersebut merenggut 26 nyawa dan mengakibatkan 142 orang luka-luka. Meskipun ia masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan hidupnya setelah dua kecelakaan itu, tubuh Laura membutuhkan banyak operasi.ย Kecelakaan tersebut membuat Laura harus berulang kali ke rumah sakit. Sejak saat itu hidupnya tak pernah sama lagi.

Saat ini sudah 14 tahun berlalu sejak kecelakaan terakhirnya. Kini tulang wajahnya sudah kembali setelah melakukan berbagai operasi perbaikan kontur wajah dan pencangkokan daging dan kulit pipi dari bagian tubuhnya yang lain. Hingga tahun lalu ia telah menjalani 19 kali operasi untuk kaki kanannya saja. Meski ia masih belum bisa berjalan tanpa tongkat hingga saat ini, Laura tetap mensyukuri segala hal yang terjadi dalam hidupnya.

Wanita yang kini berusia 33 tahun ini sempat mengalami kesulitan finansial. Sejak tahun 2007 pihak maskapai berhenti memberikan bantuan pengobatan. Ia dan keluarganya sendiri yang harus berjuang untuk membiayai pengobatan Laura. Rasa kecewa sempat ia rasakan karena tidak tahu harus melakukan apa untuk bisa sembuh dan mendapatkan uang. Apalagi mengingat ia adalah tulang punggung keluarga.

Kondisinya yang kini membuatnya tak lagi bisa bekerja sebagai pramugari tak membuat Laura terpuruk. Laura menuliskan buku berjudul Unbroken Wings (2008) dari pengalamannya sebagai eks pramugari yang lolos dari kecelakaan maut. Ia mengubah pengeritaan yang ia alami menjadi sebuah cerita perjuangan.

View this post on Instagram

#GIVEAWAY . Friends… seneng banget terima comment, message, DM dr pembaca buku #UNBROKENSPIRIT . Thank you so much untuk temen2 yang sudah setia menantikan sambungan dari buku #unbrokenwings dan sudah baca buku #UNBROKENSPIRIT ๐Ÿ˜™ . Doaku untuk semua yang sudah baca buku #UNBROKENSPIRIT agar tetap terus bersemangat dalam menjalani tantangan kehidupan. Kejar terus impianmu dan jangan pernah berhenti untuk belajar di Universitas Kehidupan. . Happy Sunday Friends ๐Ÿ˜™ Nb: Buku ini akan beredar di toko buku bulan Maret 2018, launchingnya pas aku ultah ๐Ÿ˜ . Untuk temen2 yang udah punya bukunya boleh di foto bareng bukunya dan di tag ke @lauralazarus dan 4 org yang paling beruntung nanti akan makan malam bersama aku, akhir bulan Maret 2018. Jangan lupa : 1. Comment dibawah foto ini dan tag 5org temenmu 2. Foto bersama buku #Unbrokenspirit dan post dengan hashtag #lauragiveaway 3. Jangan lupa follow ig ak @lauralazarus . #lauragiveaway #growingpublishing #giveaway #unbrokenspirit

A post shared by LAURA LAZARUS (@lauralazarus) on

Saat ini Laura menjadi founder sebuah penerbitan buku bernama Growing Publishing untuk membangun Indonesia melalui pendidikan. Ia juga aktif memberikan kesaksian di gereja dan menjadi motivator di berbagai acara. Meskipun ia tak bisa berdiri lama-lama karena kondisi kakinya yang masih belum pulih, Laura tetap maju ke atas panggung dan

Dua kecelakaan yang dialami oleh Laura Lazarus memang mengubah hidupnya selamanya. Perubahan yang Laura alami mungkin tak semuanya menyenangkan namun ia berhasil mengembangkan dirinya menjadi orang yang lebih baik. Ia mengubah pengalaman pahitnya sebagainya titik balik untuk berkembang menjadi seseorang yang memiliki semangat hidupdan semangat juang yang tinggi.

Sumber:ย unbrokenwings.wordpress.com

Tags: Laura Lazarus, SUpayaKItaTAhu, Tokoh Inspirasi

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 shares