Jangan Remehkan Ibu Rumah Tangga, Pekerjaan Mereka Mahal

Pekerjaan Ibu Rumah Tangga

Menurut teman-teman SUKITA ID enak tidak menjadi seorang ibu rumah tangga? Menjadi ibu yang tidak bekerja secara profesional dan menghabiskan waktu sepanjang hari untuk mengurusi keluarga bisa jadi cita-cita ataupun ketakutan bagi seorang wanita. Salah satu ketakutan umum mengapa wanita enggan menjadi ibu rumah tangga adalah diremehkan oleh suaminya.

Bergantung secara finansial kepada suami adalah kondisi yang harus diterima oleh seorang wanita saat memutuskan untuk jadi ibu rumah tangga. Pekerjaan ibu rumah tangga adalah pekerjaan domestik yang tidak menghasilkan pendapatan. Tentu saja ada juga istri yang mengambil pekerjaan sampingan yang bisa dikerjakan sekalian mengurus anak, namun masih banyak juga wanita yang secara total “hanya” mengurus urusan rumah tangga.

Meskipun begitu, itu bukanlah alasan untuk meremehkan pekerjaan ibu rumah tangga. Mengapa begitu?
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: wajibbaca.com)
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: wajibbaca.com)
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: wajibbaca.com)
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: wajibbaca.com)
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: wajibbaca.com)
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: wajibbaca.com)
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: wajibbaca.com)

Pekerjaan ibu rumah tangga begitu berbeda dengan pekerjaan suami. Mereka sama-sama lelah setelah seharian bekerja namun pekerjaan di kantor menghasilkan slip gaji sementara pekerjaan di rumah menghasilkan rumah yang teratur. Tugas ibu rumah tangga mungkin tampak tidak menghasilkan bantuan finansial apapun, tapi suami yang memiliki istri yang rela menjadi ibu rumah tangga seharusnya berbangga karena wanita pilihannya adalah wanita yang sangat hebat.

Seorang suami, Steven Nelms, pernah membuat sebuah esai panjang tentang bagaimana ia tidak bisa membayar istrinya yang sekarang menjadi ibu rumah tangga. Jika Steven memperhitungkan pekerjaan istrinya dalam sehari secara profesional, ia menyadari bahwa gaji istrinya dalam setahun sangatlah mahal.

Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
(Foto: abcnews.go.com)

Tugas harian seorang ibu rumah tangga mencangkup tugas seorang baby sitter, koki, cleaning service, hingga akuntan. Pekerjaan istri dimulai dari pagi hari hingga malam hari. Tidak ada hari libur, tidak ada cuti sakit, tidak ada uang lembur. Jika Steven menghitung semua gaji dari pekerjaan istrinya di rumah setiap hari secara profesional, istrinya harus mendapatkan gaji dua kali lipat dari gaji Steven yang setahun.

Memang di satu sisi menjaga anak adalah tugas dari orangtua. Istri tidak menjadi seorang ibu bagi anaknya untuk mendapatkan gaji. Mereka juga sudah sewajarnya menjaga kesejahteraan suami dan anak mereka. Namun ketika Steven memandang dari sudut pandang yang lain, ia menyadari bahwa tugas istrinya adalah sesuatu yang tidak ternilai hargainya. Itu sebabnya ia sangat menghargai pekerjaan istrinya, meskipun mereka tidak mendapatkan gaji.

Oleh sebab itu, jangan pernah meremehkan pekerjaan ibu rumah tangga, mereka bekerja selama 24 jam dan dibayar dengan cinta. Sayangi istri dan ibumu!

#SUpayaKItaTAhu
#JanganIbuRumahTanggaPekerjaanMerekaMahal
#Hubungan

Tags: Istri, Keluarga, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 shares