Eka Kurniawan Raih Penghargaan Prince Clause di Belanda

Eka Kurniawan

Sastrawan Eka Kurniawan kembali meraih penghargaan internasional. Hari ini (6/9) Kerajaan Belanda The Prince Claus Fund mengumumkan pemenang dari penghargaan tahunan Prince Claus. Penulis buku Cinta itu Luka ini berhasil membawa pulang penghargaan Prince Claus 2018 berkat sepak terjangnya di dunia sastra Indonesia.

Prince Claus Award adalah sebuah acara penghargaan internasional yang telah dilaksanakan sejak 1997. Penghargaan ini merupakan penghormatan kepada individu atau organisasi yang secara progresif mengembangkan budaya dalam negaranya. Eka adalah orang Indonesia ketiga yang berhasil meraih penghargaan ini setelah seniman visual FX Harsono dari Teater Garasi asal Yogyakarta (2014) dan dalang Slamet Gundono (2005).

Eka Kurniawan meraih penghargaan Prince Claus 2018 bersama 6 orang lainnya

“Para pemenang yang kami umumkan hari ini, lewat caranya masing-masing berhasil berpikir berbeda, terbuka, melihat sejarah, dan budaya dalam cara baru,” Direktur Prince Claus Fund Joumana El Zein Khoury dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Kamis (6/9/2018).

Eka meraih penghargaan Prince Claus bersama empat pekerja seni lainnya. Mereka adalah Adong Judith (penulis naskah teater asal Uganda), Marwa al-Sabouni (arsitek asal Syria), Kidlat Tahimik (seniman dan pembuat film asal Filipina), dan O Menelick 2° Ato (platform budaya dan jurnalisme independen asal San Paulo).

Selain lima nama diatas, Prince Claus award juga menganugerahkan penghargaan kategori Principal Prince Clause kepada lembaga pelatihan Market Photo Workshop dari Afrika Selatan serta penghargaan kategori Next Generation kepada koreografer dan penari Dada Masio dari Afrika Selatan.

Rencananya para pemenang akan diundang dalam acara publik berjudul “Lauder than Words” di Compagnietheatre, Amsterdam untuk menceritakan kisah mereka hingga bisa mendapatkan pengharggaan tersebut pada tanggal 5 Desember 2018. Sementara itu malam pengaugerahan Prince Claus Award akan dilaksanakan keesokan harinya, 6 Desember 2018 di Amsterdam. HRH Prince Constantijn dari Belanda sendiri yang akan memberikan penghargaan tersebut kepada Eka Kurniawan dan pemenang lainnya.

Prince Claus Award bukanlah penghargaan bergensi internasional pertama yang diraih oleh Eka. Sebelumnya lulusan Ilmu Filsafat dari Universitas Gajah Mada ini menjadi pemenang penghargaan Emerging Voices 2016 kategori fiksi dengan buku Manusia Harimau. Ia juga pernah dipilih sebagai salah satu “Global Thinkers of 2015” dari jurnal Foreign Policy.

#SUpayaKItaTAhu
#EkaKurniawanRaihPenghargaanPrinceClauseDiBelanda
#Terkini

Tags: Eka Kurniawan, Penghargaan Prince Clause, Sastrawan, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 shares