Derek Redmond, Pelari yang Terus Berlari ke Garis Finish dengan Kaki Pincang

Derek Redmond, Pelari yang Terus Berlari ke Garis Finish

Pernahkan kamu berusaha yang terbaik tapi selalu dapat kesulitan karena keterbatasan diri? Hal ini juga pernah dialami oleh Derek Redmond. Derek adalah seorang pelari profesional dari Inggris yang telah memulai karirnya di olimpiade mulai tahun 1985. Derek memecahkan rekor lari 400 meter di Inggris dengan waktu tercepat yaitu 44.82 detik di European Championships. Meskipun rekor ini dipecahkan kembali oleh Roger Black dengan 44.52 detik pada tahun 1986, Derek berhasil mengklaim kembali rekor tersebut tahun 1987.

Tahun 1986 Derek dan team lari estafetnya berhasil memenangkan medali emas lomba 4×400 meter. Tahun berikutnya ia jadi bagian tim yang memenangkan medali perunggu 4×400 meter estafet. Pada World Campionships tahun1991, Derek adalah member tim lari Inggris yang memenangkan tim unggulan dari Amerika. Mereka memenangkan medali emas dan mejadi team yang tercepat nomer 2 dalam sejarah.

Derek Redmond, Pelari yang Terus Berlari ke Garis Finish
(Foto: scorescan.com)

Sayangnya cedera sering membuatnya tak mampu berprestasi. Tahun 1988 pada Olimpiade Korea Selatan Derek terpaksa mengundurkan diri 1 menit sebelum perlombaan karena cedera otot Achilles. Sebelum tahun 1992, Derek sudah menjalani 8 kali operasi demi bisa kembali ke lapangan. Derek memang berhasil menjadi pelari pada Olimpiade 1992 di Barchelona, sayangnya tubuhnya sudah menyerah.

Awalnya tidak ada masalah. Derek malah berhasil jadi yang tercepat di kelompok lombanya saa babak penyisihan. Semi-final pun dimulai. Saat itu lari Derek sangat cepat bahkan lebih cepat daripada lawan lombanya. Banyak yang menduga bahwa ini adalah saatnya Derek untuk bersinar di Olimpiade. Sayangnya setelah melewati 250 meter dari 400 meter, otot hamstring Derek putus.

Derek Redmond, Pelari yang Terus Berlari ke Garis Finish
(Foto: scorescan.com)

Derek hanya bisa berjalan kesakitan beberapa langkah lagi sebelum ia terjatuh. Sambil menahan sakit di paha kanannya, Derek terpaksa melihat satu persatu lawannya melewati garis finish. Paramedis berdatangan untuk menolong Derek. Mereka meminta Derek untuk naik ke tandu agar bisa langsung dibawa ke rumah sakit.

Tapi Derek menolak, ia ingin melanjutkan lomba ini. Sudah cukup penyesalannya karena tak bisa ikut Olimpiade Korea Selatan di menit terakhir, kali ini Derek ingin sampai garis finish apapun yang terjadi.

Sambil memegangi pahanya Derek berlari dalam langkah pincang. Beberapa orang berusaha mencegahnya tapi Derek tak perduli.

Saat itulah ayahnya, Jim, datang ke lapangan. Tidak seperti orang lain yang berusaha menghentikannya, Jim memegang tangan Derek dan membantunya menyelesaikan lomba. Jim memapah Derek di sebelah kirinya dan mengusir semua orang yang menyuruh Derek berhenti.

Derek Redmond, Pelari yang Terus Berlari ke Garis Finish
(Foto: scorescan.com)

Derek yang sedari awal berusaha untuk tegar pelan-pelan mulai menangis. Derek tahu ketika ototnya putus harapannya untuk bisa kembali berlari itu sangatlah kecil. Garis finish yang ada diujung sana mungkin garis finish terakhirnya sebagai pelari profesional. Kakinya sangat sakit, tapi Derek tetap berjuang hingga akhir. Mereka berdua sampai ke garis finish diiringi standing ovation para penonton olimpiade yang menghormati semangat juang Derek.

Pada akhirnya Derek Redmond dianggal “tidak menyelesaikan lomba” oleh juri karena Jim membantunya menyelesaikan lomba. Setelah diobatipun Derek tak bisa lagi kembali ke lapangan karena cederanya dan terpaksa harus pensiun dini. Semua perjuangan yang Derek lakukan tidak menorehkan prestasi baru dalam karir olahraganya, namun jiwa olahraganya Redmond yang membuat banyak orang terharu melihat keteguhan Derek.

Namun perjuangan Derek untuk menyelesaikan lomba apapun yang terjadi menjadi panutan bagi semua orang. Hingga saat ini, moment Derek dan Jim Redmond di Olimpiade 1992 menjadi satu cerita inspiratif.

Teruslah berusaha meraih mimpimu meskipun banyak halangan, selesaikanlah semua yang telah kamu mulai dari awal hingga akhir. Meskipun pada akhirnya kamu tak mendapatkan medali emas, setidaknya kamu tahu bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik.

#SUpayaKItaTAhu
#DerekRedmond

Tags: Derek Remond, MOTIVASI, Olimpiade, SUpayaKItaTAhu, Tokoh Inspirasi

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 shares