China Xinhua News Memperkenalkan Pembawa Berita AI Virtual Pertama di Dunia

Pembawa Berita AI Virtual Pertama di Dunia

Artificial Intelligent (AI) atau kecerdasan buatan kini telah merambah dunia berita. China Xinhua News, sebuah kantor berita di Beijing, Cina, baru-baru ini “mempekerjakan” Xinhua AI Anchor untuk membacakan salah satu segmen berita berbahasa Inggtis dalam saluran mereka. China Xinhua News memiliki pembawa berita AI virtual pertama di dunia.

China Xinhua News  memperkenalkan pembawa berita AI virtual ini pada hari Rabu (8/11) kemarin. Pembawa berita tersebut dianimasikan sebagai seorang lelaki berkacamata dengan pakaian jas yang rapi. Kecerdasan buatan tersebut membaca seluruh berita dengan suara robot khas pria muda. Xinhua News mengklaim pembawa berita itu “dapat membaca teks secara alami layaknya pembaca berita profesional”.

Inilah siaran pertama pembawa  berita AI Virtual dari Cina!

“Sebagai pembaca acara AI virtual yang masih dalam proses pengembangan, saya menyadari bahwa ada banyak hal yang masih perlu saya kembangkan. Terima kasih untuk tetap bersama kami,” ucap kecerdasan buatan tersebut saat menutup berita.

Pembawa berita unik yang belum memiliki nama ini berjanji akan terus mengembangkan dirinya agar bisa menjadi pembawa berita terbaik untuk para pemirsa.

“Saya akan bekerja tanpa lelah untuk membuat Anda mendapat informasi. Teks akan diketik ke dalam sistem Saya tanpa gangguan,” tambah presenter itu dalam video pengantarnya. “Saya bersemangat untuk membawakan Anda pengalaman berita baru.”

Pembawa berita AI virtual pertama di dunia ini merupakan hasil karya China Xinhua News dan Sogou, mesin pencari (search engine) dari China. Pembawa berita tersebut dirancang untuk meniru suara, mimik wajah dan gerakan tubuh manusia. Wajah dari pembawa berita itu dibuat berdasarkan wajah Zhang Zao, salah seorang pembawa berita China Xinhua News. Selain berita berbahasa Inggris, ada juga pembaca berita AI virtual berbahasa Cina yang didesain dengan wajah yang berbeda.

China Xinhua News mengatakan para pembawa berta tersebut dapat “bekerja” 24 jam sehari di situs web dan saluran media sosial, dan mampu “mengurangi biaya produksi berita”. Mereka juga menyebutkan bahwa kecerdasan buatan ini kemungkinan akan sangat berguna untuk membacakan laporan berita secara tepat waktu.

Keberanian kantor berita China tersebut untuk memasukkan teknologi dalam acara berita mendapatkan pro dan kontra dari beberapa pihak. Ada yang mengatakan bahwa pembawa berita tersebut masih sangat kaku dan ada waktu tunggu antara suara dan perubahan mimik wajahnya. Ritme pengucapan yang masih datar dianggap dapat membuat pemirsa bosan menonton berita. Meskipun begitu, pembawa berita AI virtual pertama di dunia ini cukup keren bukan, teman-teman SUKITA ID?

Sumber: cnn.com dan cnbcindonesia.com

#SUpayaKItaTAhu
#PembawaBeritaAIVirtual
#Terkini

Tags: Artificial Intelligence, Pembawa Berita, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 shares