Artis dan Warganet Indonesia Ramai-Ramai Tandatangani Petisi #SaveKomodo

#SaveKomodo

Apakah teman-teman SUKITA ID pernah  menyaksikan aktivitas komodo di habitatnya secara langsung? Jika ya, ada kemungkinan kamu tidak bisa menjumpainya lagi. Baru-baru ini muncul kabar bahwa akan dibuat pembangunan sarana wisata alam di Pulau Pandan dan Pulau Rinca. Pembangunan ini diprakarsai oleh perusahaan swasta, PT. Segara Komodo. Saat ini wilayah pembangunan sudah dipagari dan dipasangi papan peringatan.

#SaveKomodo
(Foto: twitter.com/Hidayatullah10)

Pembangunan sarana wisata alam ini langsung mendapatkan reaksi keras dari warga sekitar. Pemerhati komodo ramai-ramai menandatangi petisi penolakan pembangunan secara langsung di NTT. Mereka menganggap bahwa pembangunan sarana wisata alam di tengah-tengah habitat komodo ini akan merusak tempat tinggal komodo. Warga sekitar khawatir hewan purba kala asal Indonesia ini akan semakin langka jika habitatnya semakin dikurangi.

Foto-foto masyarakat yang berdemopun viral di media sosial hingga menarik perhatian artis-artis Indonesia terhadap masalah ini. Mereka ramai-ramai membentuk kampanye #SaveKomodo.

Luna Maya ikut mengunggah foto penolakan pembangunan dengan #SaveKomodo dan meminta pengikutnya untuk ikut memperhatikan masalah ini.

Jessica Iskandar juga mengunggah foto yang sama. Ia juga berharap bahwa pembangunan investor di Pulau Rinca dihentikan demi kelestasian komodo.

Tak ketinggalan, Nadine Chandrawinata yang kini menjadi duta wisata bahari pun ikut bersuara. Ia memantau perkembangan gerakan #SaveKomodo dan mengunggah berita terbaru di IG stories.
#SaveKomodo
@nadinelist
Tak hanya dari kalangan artis, warganet juga ikut bergerak menolak pembukaan lahan untuk parawisata di Pulau Komodo. Indo Flashlight, salah satu kelompok pemerhati lingkungan Indonesia, membuat satu petisi di change.org agar pemerintah mencabut izin pembangunan investor di Pulau Ranca.

Ini lahan KONSERVASI bukan Lahan INVESTASI!

Kami menolak pembukaan lahan di Taman Nasional ini!

Pak @jokowi kami sangat menghargai bapak karena engkau Presiden kami, dengan rendah hati kami Masyarakat Indonesia meminta kembalikan lahan ini, kami mohon perintahkan kepada Pemda untuk pemutusan idzin PT. SEGARA KOMODO LESTARI kami rasa Perusahaan Swasta ini tidak akan pernah layak! dan bahkan tidak pantas membeli tanah di lahan Taman Nasional ini!

300 hektar di Pulau Padar mau di kelola Perusahaan SWASTA, 22,1 hektar di Pulau Rinca pas di puncak tempat Komodo biasa lewat. Please help protect Komodo dari tangan investor, jangan bebani punggung Komodo dengan bangunan investor.

Perlu diketahui Komodo (Varanus komodoensis) termasuk spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo sekaligus satu-satunya di dunia (Komodo juga merupakan warisan dari zaman purbakala, karena Komodo termasuk dalam Hewan Purba yang telah hidup jutaan tahun lalu di Indonesia) habitat aslinya di Taman Nasional Komodo termasuk di Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara Timur. Tidak rela rasanya jika habitanya semakin menipis karena investor!

Petisi tersebut dibuat kemarin (07/08/2018) sekitar pukul 1 siang. Saat ini sudah ada sekitar 31.000 warganet yang ikut menandatangani petisi dari target 35.000 tanda tangan.

Menurut berita yang didapatkan dari Nadine Chandrawinata, saat ini pembangunan sarana wisata alam telah dihentikan sementara oleh PT. Segara Komodo Lestari. Saat ini kita tinggal menunggu keputusan pemerintah apakah pembangunan tersebut benar-benar dihentikan atau tidak.

Teman-teman SUKITA ID juga bisa menandatangani petisi disini: change.org

#SUpayaKItaTAhu
#SaveKomodo

Tags: #SaveKomodo, Jessica Iskandar, Luna Maya, Nandine Chandrawinata, Pulau Komodo, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 shares