Tunda Nikah demi Tuntaskan Sumpah – Wujud Nasionalisme Bung Hatta terhadap Indonesia

Tunda Nikah demi Tuntaskan Sumpah Wujud Nasionalisme Bung Hatta

Adakah teman-teman SUKITA ID yang mengidolakan sosok Mohammad Hatta? Nasionalisme Mohammad Hatta terhadap Indonesia memang tak perlu diragukan lagi. Totalitas perjuangan Hatta terhadap kemerdekaan Indonesia telah menginspirasi seluruh pemuda indonesia dari generasi ke generasi. Bentuk kecintaan Hatta terhadap Indonesia terlihat dari sejumlah karier yang ia pilih, diantaranya adalah Wakil Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (1945), Anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (1945), Wakil Delegasi Indonesia Liga Melawan Imperialisme dan Penjajahan (1927-1931), dan lain-lain.

Hatta terlihat rela mengorbankan waktu dan tenaganya untuk kemerdekaan Indonesia, tidak terkecuali urusan asmaranya. Ia pernah bersumpah tidak menikah sebelum Indonesia merdeka. Sikap tak acuh Hatta terhadap urusan asmaranya terlihat dipengaruhi oleh kesibukannya dalam membaca, urusan tulis menulis, serta aktivitas lainnya yang berkaitan dengan persiapan kemerdekaan Indonesia.

Contoh ketidaktertarikan Hatta terhadap urusan asmara dapat terlihat sewaktu ia didekati oleh gadis Polandia dahulu. Gadis yang terkenal mampu menaklukkan hati setiap lelaki tersebut ternyata merasa tak berdaya untuk merebut hati Hatta. Gadis tersebut menganggap sikap Hatta menyerupai seorang pendeta, tak terpengaruh oleh godaan di sekitarnya.

Contoh ketidakacuhan Hatta lainnya juga tergambar sewaktu ia hendak dijodohkan oleh anak perempuan Mak Etek Ayub, Nelly. Ayub yang sudah mempercayai Hatta sebagai sahabatnya, meminta Hatta untuk menikahi putrinya tersebut. Akan tetapi, Hatta terlihat bersikukuh menjunjung sumpahnya tersebut.

Hatta juga dikabarkan pernah dekat dengan putri Tengku Nurdin, Anni. Anni bukanlah wanita biasa. Dikutip dari Indonesia Free: A Political Free of Mohammad Hatta (1993) karangan Mavis Rose, Anni diketahui merupakan aktivis yang berperan penting di dalam Kongres Perempuan Indonesia III. Hubungan mereka berdua juga tidak berlanjut ke pernikahan karena Hatta masih teguh terhadap sumpah setianya tersebut. Anni pun memutuskan menikah dengan Abdul Rachim.

Sampai akhirnya Hatta dijodohkan oleh Soekarno dengan seorang gadis belia bernama Rahmi. Tak disangka-sangka, Rachmi ternyata merupakan buah hati perkawinan Anni dengan Abdul Rachim. Beberapa bulan setelah Indonesia merdeka, Hatta pun melangsungkan pernikahannya dengan Rachmi di tanggal 18 November 1945. Saat itu, Hatta telah berusia 43 tahun dan Rachmi berusia 19 tahun.

Foto Hatta bersama Rahmi (Foto: assets.kompas.com)

Begitulah kira-kira bentuk nasionalisme Hatta terhadap Indonesia. Ia rela mengenyampingkan kehidupan pribadinya demi kemerdekaan Indonesia. Luar biasa, ya?

Sumber: kompas.com

#TundaNikahdemiTuntaskanSumpahAlaHatta
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Hari Pahlawan, Mohammad Hatta, SUpayaKItaTAhu, Tunda Nikah karena Sumpah

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 shares