Sekelompok Wanita Iran Pakai Brewok Palsu untuk Dapat Masuk Stadion Sepak Bola

Hari Jumat (28/4/2018) lalu, sekelompok wanita Iran diketahui menyamar sebagai laki-laki agar dapat diperbolehkan masuk ke Stadion Azadi di Tehran, Iran. Wanita-wanita tersebut melakukan penyamaran dengan memasang brewok dan rambut palsu agar terlihat maskulin di depan petugas pemeriksa. Semuanya mereka lakukan agar dapat menyaksikan klub sepak bola favorit mereka, Persepolis, bertanding melawan Sepidrood.

Meski tidak ada aturan resmi yang melarang wanita menonton acara olahraga di stadion Iran, banyak dari perempuan diketahui sering mendapat penolakan saat hendak masuk ke sana. Para wanita awalnya diperbolehkan menonton acara sepak bola saat sebelum terjadinya Revolusi Islam pada tahun 1979. Usai Iran mengalami revolusi tersebut, pemerintah Islam Iran dikabarkan melarang wanita untuk menonton berbagai acara olahraga, terutama sepak bola dan voli pria.

Aksi nekat yang dilakukan sejumlah wanita Iran ini diketahui sukses mencuri perhatian warga dunia maya. Foto-foto mereka saat menonton di stadion Azadi tersebar luas di media sosial. Saat ditanya bagaimana cara mereka dapat lolos pemeriksaan saat masuk, salah seorang dari kelompok wanita tersebut berkata bahwa tak ada pihak yang mengenali identitas asli mereka.

“Kami melewati gerbang pertama dan kedua secara bersama-sama, dan tidak ada yang tahu. Tapi begitu kami duduk di tribun, semua orang baru menyadarinya,” ujar salah seorang wanita dari grup tersebut, dikutip dari inews.id.

“Mereka mengajak foto bersama, memuji, dan kemudian meninggalkan kami. Dan yang menarik, setelah tahu kami perempuan, mereka tidak meneriakkan kata-kata kasar sepanjang pertandingan,” lanjutnya

Berani masuk ke stadion tanpa kenal takut

من از زنانی حرف میزنم که نامشان معادل معجزه است من از فروغ ها از سیمین ها از پروین ها از آهو خانم ها حرف میزنم از تمام آنهایی که خریدار “ترس” نبودند از آنهایی که چو کوه ایستادند و نشان دادند زن بودن، بالاتر از معجزه است #ورود#زنان#به#ورزشگاه#آزادی#پرسپولیس کبیر#استقلال#سومین حضور در ورزشگاه#جنبش#دختران#ریش دار? بعد از#دربی ۸۶ و #الوصل-#پرسپولیس، #پارس#پرسپولیس رو هم داخل ورزشگاه بودم?۲۲فرودین۹۷.جایگاه۲۳

A post shared by Leili0507 (@leili.perspolisiii) on

Salah satu wanita dari grup tersebut juga ada yang mengaku sudah tiga kali berhasil lolos masuk ke stadion. Menurut pengakuannya, ia melakukan penyamaran dengan tata rias wajah yang berbeda. Wanita tersebut juga mengklaim dirinya hanya pernah tertangkap satu kali oleh penjaga stadion saat mencoba masuk.

“Saya mencari di Google tentang aneka cara merias wajah dan terus mempelajari cara-cara baru dan menerapkannya di stadion,” tutur wanita tersebut, dilansir dari bbc.com.

Selain mempelajari tata rias wajah, wanita ini juga memotivasi wanita lainnya untuk tidak takut meniru aksi nekatnya tersebut. Ia bahkan diketahui mengajari sejumlah wanita cara merias wajah agar terlihat mirip seperti laki-laki. Ketika ditanya apakah dirinya sanggup menerika sanksi atas tidakannya, wanita tersebut mengaku siap dan tidak takut.

“Mengapa saya harus takut? Kami para perempuan tidak melakukan kejahatan apa pun dengan pergi ke stadion.” kata wanita tersebut.

Pada tahun 2014 silam, seorang aktivis Inggris-Iran bernama Ghoncheh Ghavami diwartakan pernah ditahan karena mencoba untuk menonton pertandingan voli pria di Iran. Pada bulan Feburari lalu, seorang wanita juga dikabarkan mendapat perintah untuk pindah dari kursi penonton pria saat sedang menonton perbandingan basket. Tidak hanya itu, sebanyak 35 wanita juga kabarnya dipenjara karena mencoba menonton sepak bola pada bulan Maret tahun 2018.

Berikut adalah video berita terkait aksi nekat wanita Iran saat bertandang ke stadion Azadi dilansir dari akun twitter Now This

Berani sekali mereka ya, teman-teman SUKITA ID?

#WanitaIranNekatMasukStadionBola
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Iran, SUpayaKItaTAhu, Terkini

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares