Mitos Terkait Peristiwa Terbelahnya Pohon Gada di Kota Blitar

Rabu (26/9/2018) dua pekan lalu, sebuah pohon Gada berusia 40 tahun dikabarkan tumbang di Istana Gebang, Blitar, Jawa Timur. Uniknya, pohon yang ditanam sejak tahun 1971 tersebut diketahui hanya tumbang separuh sehingga tampak seperti terbelah dua. Berdasarkan mitos yang beredar di kalangan warga kecamatan Sananwetan, peristiwa ini merupakan sebuah pertanda akan terjadinya hal yang besar. Sejumlah pihak meyakini tumbangnya pohon langka tersebut berkaitan dengan pergantian pemimpin di Indonesia.

Makna di balik tumbangnya pohon Gada menurut penafsiran sejumlah orang

Dilansir dari detik.com, salah seorang warga bernama Agus Subagyo mengaku bahwa pohon ini pernah tumbang sebanyak dua kali beberapa tahun lalu. Menurut pengamatannya, peristiwa tumbangnya pohon Gada selalu bertepatan dengan momen runtuhnya kekuasaan presiden Republik Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi tanpa ada unsur kesengajaan,

“Dua kali ya roboh satu dahan sekitar tahun 1995 dan sekitar 2003. Ya kebetulan yang tahun 1995 itu lalu ada pergantian Presiden Soeharto (tiga tahun kemudian, 1998, red). Kemudian tahun 2003 itu Presiden Gus Dur juga diganti,” ucap Agus, dilansir dari detik.com.

(Foto: kabarjatim.com)

Terkait peristiwa tumbangnya pohon Gada untuk kali ketiga, Agus berharap hal tersebut tidak menggambarkan adanya dualisme dalam kepemimpinan di bangsa ini. Selain Agus, warga lainnya yang menganggap hal ini berkaitan dengan keadaan Indonesia adalah Siti Rahayu. Menurut Siti, robohnya pohon Gada biasanya berkaitan dengan momen pergantian kepimpinan. Terlepas dari benar atau tidaknya mitos tersebut, ia mendoakan negeri ini agar selalu bersatu sehingga terhindar dari perpecahan.

“Selalu begitu tiap ada batangnya yang roboh, pasti setelah itu ganti presiden. Tapi ini sampai terbelah jadi dua gitu. Yang barat roboh total, yang timur kokoh berdiri. Aneh. Semoga Indonesia tetap aman sejahtera,” tutur Siti.

Kepala Bidang Pengelola Kawasan Wisata Disporbupar Pemkot Blitar Heru Santoso mengatakan tumbangnya pohon Gada tidak memakan korban jiwa. Saat bagian barat pohon ini jatuh, tidak ada pengunjung dilaporkan berada di dekat sana. Menurut Heru, peristiwa ini dilatari oleh kondisi pohon Gada yang sudah semakin rapuh. Sebelum roboh, pohon ini kabarnya sering dikunjungi wisatawan karena dianggap mempunyai kekuatan mistis. Salah satu kekuatan mistis yang dipercaya ada dalam pohon ini adalah mampu menghilangkan penat dan stres lewat energi positif yang terkandung di dalamnya.

Apakah teman-teman SUKITA ID pernah mengunjungi pohon ini secara langsung?

sumber: detik.com

#MitosSeputarPeristiwaTerbelahnyaPohonGadadiBlitar
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Mistis, Pohon Gada, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares