Mitos Kutukan Mematikan Mumi Otzi

Otzi the Iceman atau “Otzi Si Manusia Es” adalah sebutan untuk mayat mumi yang ditemukan¬†oleh dua wisatawan asal Jerman di Pegunungan Alpen pada tahun 1991. Jenazah Otzi kabarnya ditemukan dalam keadaan membeku. Usai dilakukan pemeriksaan, mayat mumi ini diwartakan sudah berusia 5.300 tahun. Alam diketahui sudah mengawetkan tubuhnya secara alami selama beribu-ribu tahun.

Selain itu, hasil pemeriksaan juga mengatakan Otzi hidup di antara tahun 3350 hingga 3100 SM. Dengan demikian, Otzi dinobatkan sebagai salah mumi tertua yang pernah ditemukan. Ia diyakini wafat di usia 45 tahun.

Mitos kutukan mematikan dari mumi Otzi

Berbicara tentang Otzi, sejumlah pihak beranggapan bahwa mayat mumi ini mampu menebar kutukan menakutkan. Ada yang mengatakan kutukan tersebut merupakan simbol kemarahannya akibat ‘masa tenangnya’ selama puluhan abad diusik. Cerita tentang mitos kutukan Otzi diketahui cukup populer hingga tersebar ke berbagai penjuru dunia.

Cerita mitos kutukan Otzi ini bermula saat salah satu penemu mumi ini, Helmut Simon, diberitakan tewas akibat terkena badai salju ketika sedang mendaki. Mayat Simon kabarnya ditemukan di tempat ia menemukan Otzi beberapa waktu sebelumnya. Hal tersebut diketahui mulai melahirkan sejumlah pertanyaan dalam benak beberapa orang.

Kejanggalan makin terasa ketika kepala tim peyelamat gunung bernama Dieter Warnecke meninggal dunia beberapa jam usai Simon dimakamkan. Warcnecke diketahui sebagai orang yang menemukan mayat Simon di gunung. Ia dikabarkan meninggal akibat terkena serangan jantung di usia 45 tahun.

Berita kematian ternyata tidak berhenti sampai di situ. Arkeolog pertama yang memeriksa Otzi, Konrad Spindler, dilaporkan meninggal dunia pada tahun 2005. Spindler diketahui wafat karena mengalami komplikasi mutiple sclerosis.

Rumor kutukan Otzi mencuat ke publik setelah sejumlah pihak yang berkaitan dengan penemuan mumi tersebut meninggal dunia. Mereka yang dilaporkan meninggal adalah Rainer Henn selaku kepala tim forensik pemeriksa Otzi, Kurt Fritz sebagai pendaki yang membawa Henn ke tempat Otzi, dan Rainer Hoelzl selaku seksi dokumentasi proses evakuasi Otzi. Henn meninggal akibat kecelakaan, Fritz tewas setelah terkena longsoran salju, dan Hoelzl meninggal karena tumor otak. Selain itu, ada juga arkeolog bernama Tom Loy yang diwartaka meninggal saat tengah menyusun buku mengenai Otzi.

Meski begitu, tidak semua masyarakat nampak percaya terhadap kehadiran mitos ini. Banyak juga yang menganggap kutukan tersebut tak lebih dari cerita takhayul. Apakah teman-teman SUKITA ID percaya terhadap mitos ini?

sumber: liputan6.com

#KutukanMumiOtzi
#SUpayaKItaTAhu

Tag: , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares