Misteri Hilangnya Dua Orang Inggris dan Sekelompok Manusia di Pulau Kenya

Misteri Hilangnya Dua Orang Inggris dan Sekelompok Manusia di Pulau Kenya

Menjelang liburan, banyak orang menjadikan pulau sebagai pilihan destinasi wisata terbaik. Keramahan penduduk lokal serta suasana sejuk yang terdapat di suatu pulau mungkin menjadi pertimbangan atas pilihan tersebut. Keindahan flora dan fauna serta udara yang segar di sebuah kepulauan juga seringkali membuat para turis betah untuk kembali ke sana.

Akan tetapi, tidak semua pulau ramai dikunjungi oleh berbagai turis mancanegara, lho. Beberapa pulau yang menyandang predikat mistis ternyata ditakuti oleh pengunjungnya. Cerita-cerita horor seputar pulau tersebut tak jarang membuat banyak orang tidak berani mendatangi tempat-tempat tersebut. Salah satu pulau yang terkenal dengan cerita horornya adalah pulau yang berlokasi dekat dengan danau Rudolf, Kenya, Afrika Timur.

Misteri Hilangnya Dua Orang Inggris dan Sekelompok Manusia di Pulau Kenya
(Foto: rts.ch)

Pulau tersebut diketahui memiliki sebutan “Envateinet” yang memiliki makna “tidak bisa kembali” dalam bahasa Aborigin. Luas pulau ini tidaklah terlalu besar sebab hanya berdiameter beberapa kilometer saja. Pulau ini dianggap sangat menyeramkan bagi sebagian orang. Penduduk setempat bahkan dikabarkan tidak tinggal di sana karena menganggap pulau ini adalah pulau kutukan.

Berbagai peristiwa aneh dan janggal dikatakan sering terjadi di pulau tersebut. Menurut cerita yang beredar, banyak orang dikabarkan hilang dan tak pernah kembali setelah memasuki pulau tersebut. Salah satu orang yang menyaksikan peristiwa aneh tersebut dikabarkan bernama Vivian Foss. Penjelajah asal Inggris tersebut dikatakan sedang melakukan ekspedisi pada tahun 1935 ketika memasuki pulau tersebut. Saat melakukan ekspedisi, Vivian ditemani oleh dua rekannya, Martin Scheverries dan Bill Dyson. Martin dan Bill diceritakan memasuki pulau tersebut lebih dulu dibandingkan Vivian.

Mereka bertiga sepakat untuk bertemu kembali di sebuah titik lokasi lima hari kemudian. Lima hari pun berlalu, Vivian akhirnya mendatangi tempat yang telah ditentukan. Anehnya, ia tidak menemukan Martin atau Bill di titik lokasi tersebut.

Lenyap tanpa bekas

Pencarian pun dilakukan tim SAR terhadap dua orang tersebut. Sayangnya, pencarian tersebut tidak membuahkan hasil sebab jejak Martin dan Bill sama sekali tidak ditemukan. Tidak percaya temannya hilang begitu saja, Vivian pun menaiki helikopter sewa agar dapat mengamati seisi pulau dari atas. Pencarian yang dilakukan Vivian tersebut ternyata tidak menghasilkan apa-apa.

Setelah kejadian itu, penduduk di luar pulau menyampaikan cerita kepada Vivian tentang kejadian mistis yang pernah terjadi di pulau tersebut bertahun-tahun lalu. Mereka bercerita bahwa pulau tersebut dahulu dihuni oleh sekelompok manusia. Sekelompok manusia tersebut dikabarkan hidup dari pulau tersebut dengan berburu hewan serta melakukan barter dari penduduk di luar pulau.

Pada suatu hari, seluruh manusia yang menghuni pulau tersebut tiba-tiba lenyap tanpa bekas. Beberapa orang di luar pulau dikabarkan mendatangi tempat tersebut dan menyaksikan hal aneh di sana. Mereka melihat desa tersebut seperti sudah lama ditinggalkan oleh para penduduknya, namun rumah-rumah yang terdapat di sana masih terlihat utuh.  Keanehan lain yang mereka lihat di sana adalah sisa-sisa pembakaran ikan yang nampak seperti baru.

Hilangya penghuni pulau serta dua orang asal Inggris tersebut diketahui masih menjadi misteri. Keberadaan mereka tidak diketahui hingga saat ini. Bagaimana tanggapan teman-teman SUKITA ID terhadap cerita ini? Apakah kalian mempercayainya?

sumber: liputan6.com

#MisteriPulauKenya
#SUpayaKItaTAhu

Tag: , , , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 shares