Mengapa Kita Tak Boleh Panggil Nama “Bloody Mary” di Depan Kaca?

Mitos seram yang satu ini juga tidak kalah populer dengan mitos-mitos lainnya, lho. Kisah “Bloody Mary” dipercaya sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Cerita rakyat ini terus masih terus hidup di kalangan  masyarakat karena terus disebarkan dari generasi ke generasi. Bagi yang belum tahu, mitos ini mengatakan apabila seseorang memanggil “Bloody Mary” di depan kaca sebanyak 13 kali, maka ia akan dikejutkan dengan penampakan sosok misterius Bloody Mary dari dalam kaca.

Sebagian pihak menganggap asal-usul mitos ini terinspirasi dari kisah nyata yang dialami penyihir berparas cantik bernama Mary Woth. Penyihir yang dikabarkan hidup ratusan tahun lalu tersebut dikatakan mengalami kecelakaan parah sehingga menyebabkan wajahnya hancur. Sejak saat itu, orang-orang di sekitar Mary dikabarkan menjauhi dirinya karena tidak tahan melihat wajahnya yang rusak.

(Foto: wordpress.com)

Mary yang awalnya tidak mau melihat wajahnya akhirnya memutuskan untuk berkaca di depan cermin. Saat melihat wajahnya di depan cermin, ia sontak ketakutan dan marah atas keadaan yang menimpa dirinya. Sejak hari itu, Mary pun mengucapkan ikrarnya untuk merusak wajah orang yang mencarinya di depan cermin.

Selain Mary Woth, ada lagi sosok yang diduga menjadi asal-muasal terciptanya mitos “Bloody Mary”. Sosok tersebut ternyata adalah ratu Inggris bernama Mary Tudor. Perempuan yang diketahui merupakan anak Henry VIII ini lahir pada 18 Februari 1516. Menurut cerita yang beredar, ia tidak disukai banyak orang, termasuk bawahannya sendiri.

Pasca kematian saudara tirinya, ia pun ditunjuk untuk memimpin Inggris. Selama memimpin, Mary Tudor dikenal dengan sifat kejamnya. Ia memiliki reputasi sebagai pemimpin yang gemar melakukan hal-hal di luar batas. Ia bahkan pernah diceritakan membakar hidup-hidup umat Nasrani yang menentang kekuasannya. Kekejamannya tersebut membuat ia menyandang predikat “Bloody Mary”.

(Foto: sndfilms.com)

Menurut mitos yang beredar, ritual Bloody Mary juga punya tata caranya tersendiri. Alat yang dibutuhkan untuk melakukan ritual ini hanyalah cermin kamar mandi serta lilin. Pertama-tama, lampu kamar harus dimatikan terlebih dahulu. Kemudian, nyalakan lilin yang telah disiapkan. Setelah itu, barulah panggil nama “Bloody Mary” sebanyak 13 kali. Pengucapan ini juga diketahui harus dilaksanakan saat tengah malam. Apabila semua hal tersebut sudah dilakukan, niscaya sosok Bloody Mary akan menampakkan dirinya di depan cermin.

Apakah kalian termasuk orang yang mempercayai hal ini? Atau hanya ini menganggap hal ini hanya buah keisengan belaka?

sumber: merdeka.com

#MitosSeramTentangBloodyMary
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Mistis, Mitos Bloody Mary, SUpa

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 shares