Menelusuri Jejak Kematian Ratu Mesir Cleopatra yang Masih Diselimuti Tanya

Menelusuri Jejak Kematian Ratu Mesir Cleopatra yang Masih Diselimuti Tanya

Banyak dari teman-teman SUKITA ID tentu pernah mendengar nama Cleopatra, bukan? Ratu di zaman Mesir kuno tersebut dikenal dengan paras cantiknya yang begitu memikat. Cleopatra diketahui merupakan generasi terakhir dari dinasti Ptolemeus. Ia dikabarkan menduduki tahta sebagai ratu Mesir pertama kali setelah ayahnya, Ptolemeus XII, pada bulan Maret tahun 51 sebelum masehi. Saat itu, ia dikabarkan masih berusia 18 tahun.

Kematian Cleopatra diketahui masih menjadi misteri. Berdasarkan cerita legenda yang beredar di tengah-tengah masyarakat, Cleopatra dikabarkan tewas setelah bunuh diri. Ia mengakhiri hidupnya lantaran kekasih dan partner politiknya, Mark Anthony, mengalami kekalahan militer dari penguasa Romawi bernama Oktavianus. Kematian Anthony dikabarkan membuat Cleopatra terpukul sehingga ia memutuskan untuk bunuh diri.

Legenda mengatakan Cleopatra bunuh diri dengan membiarkan seekor ular ‘Asp’ mengigit tangannya. Ular ‘asp’ dapat diartikan sebagai ular berbisa Eropa atau Kobra Mesir. Ia memutuskan bunuh diri ketika sedang menjadi tahanan Oktavianus. Ular yang mengigit Cleopatra dikabarkan berada di dalam sebuah bakul berisi buah ara. Bakul tersebut diselundupkan ke dalam kamar Cleopatra dengan cara diam-diam. Menurut cerita yang beredar, penyelundupan bakul tersebut telah direncanakan dengan matang oleh Cleopatra.

Masih diangap mitos

Cerita kematian Cleopatra yang disebabkan oleh ular ternyata tidak dipercaya semua orang. Joyce Tyldesley, pakar sejarah Mesir dari University of Manchester, menjadi salah satu orang yang beranggapan bahwa Cleopatra belum tentu mati karena ular Kobra. Tyldesley meyakini Cleopatra mati karena bunuh diri, namun tidak percaya bahwa ular menjadi penyebabnya. Ia menyatakan cerita kematian Cleopatra yang disebabkan oleh ular masih menjadi mitos. Hal tersebut dipaparkan Tyldesley dalam bukunya yang berjudul Cleopatra: Last Queen of Egypt (2008). 

Andrew Gray, kurator herpetologi Museum Manchester, nampak sependapat dengan pemikiran Tyldesley. Gray dan Tyldesley pernah berbicara bersama dalam sebuah video kursus online gratis tentang ketidakpratisan Cleopatra apabila benar memutuskan bunuh diri dengan ular. Menurut Gray, Kobra Mesir sulit untuk diselundupkan ke dalam kamar karena memiliki tubuh yang besar.

“Sebagian besar gigitan ular adalah gigitan kering,” tutur Gray saat coba mengaitkan fakta bahwa Cobra tidak mengeluarkan bisa saat menggigit, dilansir dari tribunnews.com.

“Bahkan dengan gigitan kobra, kesempatan untuk mati hanya 10%,” tambahnya.

Dua pelayan Cleopatra juga dikisahkan bunuh diri dengan ular yang sama. Hal ini kemudian menambah alasan Gray untuk tidak percaya terhadap cerita kematian Cleopatra yang beredar luas di masyarakat. Racun kobra juga diketahui tidak berdampak pada kematian secara langsung, melainkan pembusukkan pada daging korbannya secara perlahan.

Teori Cleopatra yang tidak mati bunuh diri karena ular juga diamini oleh profesor sejarah kuno di University of Trier asal Jerman, Christoph Schaefer. Ia menduga Cleopatra tewas karena bunuh diri setelah menenggak racun. Ia beranggapan hal tersebut lebih masuk akal ketimbang dengan bunuh diri menggunakan ular.

“Cleopatra bukan tipe orang yang membuat modus bunuh diri dengan sesuatu yang kurang masuk akal, seperti dengan ular,” tulis Schaefer di dalam bukunya yang berjudul Cleopatra: A Life (2010).

“Seorang pemimpin jauh lebih mungkin menggunakan racun,” tambahnya.

Sementara itu, ada juga ilmuwan yang berpendapat bahwa Cleopatra meninggal karena dibunuh, bukan karena bunuh diri. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti kematian ratu Mesir Cleopatra. Hal ini masih menjadi perdebatan di kalangan peneliti.

sumber: tribunnews.com

#MisteriKematiannCleopatra
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Misteri Kematian Cleopatra, Mistis, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares