La Llorona, Hantu Wanita yang Tangisnya Paling Ditakuti di Meksiko

La Llorona, Hantu Wanita yang Tangisnya Paling Ditakuti di Meksiko

Tiap negara diketahui punya kisah menyeramkan tentang hantu yang diyakini oleh rakyatnya. Di Meksiko, terdapat cerita tentang hantu wanita yang dipercaya selalu mengeluarkan tangisan tiap kali dia menampakkan diri. Hantu wanita tersebut bernama La Llorona.

Asal-usul legenda La Llorona

Hantu yang berasal dari Spanyol ini juga memiliki julukan “Lady in White” atau “The Weeping Lady”. Menurut kepercayaan penduduk Meksiko, La Llorona mempunyai nama asli Maria semasa hidup. Gadis tersebut dikabarkan tinggal di sebuah desa kecil yang berada di wilayah Spanyol. Maria dikenal sebagai perempuan tercantik yang hidup di desa tersebut.

Kecantikan Maria yang begitu mempesona membuat pria di sekelilingnya mudah jatuh hati padanya. Akan tetapi, Maria enggan menanggapi cinta yang disampaikan pria-pria tersebut karena menganggap dirinya punya derajat yang lebih tinggi dibandingkan mereka. Sifat angkuh dalam diri Maria perlahan-lahan tumbuh seiring dengan bertambahnya umur dan paras cantiknya setiap hari. Legenda mengatakan Maria hanya ingin dinikahi oleh pria tertampan di daerahnya.

Kemudian, pada suatu hari, datang seorang pria rupawan bernama Ranchero menjumpai Maria. Ranchero diketahui merupakan anak dari seorang peternak kaya yang tinggal di wilayah Selatan. Saat bertemu dengan Maria, Ranchero juga terpukau pada kecantikan yang dimiliki gadis tersebut. Ia sangat tergila-gila kepada Maria dan berniat mempersunting gadis tersebut.

Saat berusaha mendekati Maria, Ranchero mendapat penolakan mentah-mentah dari gadis tersebut. Semua usaha Ranchero untuk memenangkan hati Maria diketahui tidak berbuah manis. Gadis tersebut tetap menunjukkan sikap dingin di depan Ranchero. Tidak ingin menyerah begitu saja, Ranchero pun mencari lain agar dirinya berhasil mendapat perhatian dari Maria. Singkat cerita, gadis tersebut akhirnya berhasil jatuh hati padanya. Mereka berdua pun akhirnya melangsungkan pernikahan.

Mereka berdua diceritakan menjalani hidup yang bahagia dan tenteram. Kebahagiaan Maria dan Ranchero juga makin bertambah berkat kehadiran dua anak mereka di rumah. Kehidupan mereka terlihat baik-baik saja hingga Ranchero mulai menampakkan sifat buruknya. Ia diceritakan sering meninggalkan istri dan anak-anaknya untuk bepergian ke kota selama berbulan-bulan. Ranchero nampak sudah tidak memedulikan keadaan istri dan anak-anaknya serta berencana untuk mengganti Maria dengan wanita lain.

Suatu hari, Ranchero berjumpa dengan Maria dan anak-anaknya di pinggir sungai. Di dalam pertemuan tersebut, Ranchero juga membawa wanita  muda di hadapan Maria dan dua anaknya. Terkejut melihat hal tersebut, Maria kemudian kehilangan kontrol dan membuang anak-anaknya ke arah sungai. Sadar bahwa dirinya telah melakukan kesalahan fatal, wanita tersebut lalu menceburkan dirinya ke dalam sungai untuk menyelamatkan kedua anaknya. Sayangnya, Maria tewas karena tenggelam di tengah-tengah aksi penyelamatannya tersebut.

Muncul suara tangisan misterius

Semenjak kejadian tragis tersebut, sejumlah penduduk desa mengaku sering mendengar suara tangisan dari arah sungai pada waktu malam hari. Banyak dari mereka mendengar suara “Ay, mis hijos! Ay, mis hijos!”yang dapat diartikan “Mana anak-anakku?”. Menurut cerita yang beredar, La Llorona juga sering menampakkan dirinya di hadapan para pemuda yang berjalan di sekitar sungai. Ia diceritakan memiliki tatapan kosong, serta kuku jari yang panjang.¬† Hantu yang mengenakan gaun panjang berwarna putih ini dikabarkan meminta setiap orang yang ia temui untuk mencarikan dua anaknya yang hilang sambil menangis. Menurut kepercayaan warga setempat, La Llorona tidak diperbolehkan masuk ke surga sebelum dirinya menemukan kedua anaknya.

Bagaimana tanggapan teman-teman SUKITA ID setelah mendengar kisah La Llorona ini?

sumber: gadis.co.id

#KisahHantuLaLlorona
#SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 share