Kominfo Imbau Masyarakat Lakukan “Puasa Medsos”, Seperti Apakah Itu?

Baru-baru ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara kembali menghimbau masyarakat untuk melakukan puasa medsos (media sosial) di bulan Ramadan ini. Menurutnya, puasa medsos bukan berarti berhenti memakai media sosial, namun menggunakannya dengan porsi yang pas. Rudiantara juga berkata bahwa puasa medsos tentu tidak akan membuat siapapun menderita.

“Saya ajak masyarakat untuk puasa medsos. Kita ini puasa bukan berarti tidak makan. Ketika puasa medsos, bukan berarti tidak menggunakan medsos sama sekali, hanya saja lebih diatur penggunaannya,” kata Rudiantara ketika berkunjung ke pabrik Advan di Semarang, dikutip dari liputan6.comSenin (28/5/2018) lalu.

“Toh, kita tidak mati bila puasa menggunakan media sosial,” tambahnya

Rudiantara melihat banyak pihak saat ini menggunakan media sosial di sepanjang waktu tanpa mengenal batas. Ia berpendapat bahwa penggunaan medsos sudah semestinya diatur agar tidak kebablasan. Tidak hanya itu, Rudiantara juga mengatakan pemakai medsos seharusnya patuh terhadap norma sosial yang ada.

Reaksi warganet terhadap ide puasa medsos

Ide puasa medsos sebenarnya sudah disampaikan Rudiantara beberapa waktu lalu. Saat itu, idenya tersebut dikatakan sering mendapat penentangan dari warganet.  Meski begitu, Rudiantara nampak percaya diri akan ide puasa medsos ini. Menurutnya, puasa medsos dapat mengubah perilaku warganet menjadi lebih taat terhadap norma sosial dan agama seperti di dunia nyata.

“Puasa di media sosial itu saya di-bully. Saya terangkan, bahwa puasa saja diatur, makan diatur. Masa medsos diatur gak bisa. Di dunia nyata ada norma sosial, agama, kalau di dunia maya kita merasa raja atas ponsel, dan kadang keluar kata yang tidak sopan, hilang norma itu di media sosial,” ucap Rudiantara, dilansir dari kompas.com, Rabu (30/5/2018).

“Saya ingin siapapun yang bermedsos untuk berfikir kita seolah ada di dunia nyata, ada tatanan sosial dan agama,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, Rudiantara mengajak partisipasi masyarakat untuk melakukan puasa medsos terutama di bulan Ramadan ini. Ia berharap semua pihak mampu mengekspresikan pendapat atau pikirannya secara bijak di media sosial mulai saat ini. Melihat peristiwa kebocoran data yang ramai diberitakan sebelumnya, Rudiantara juga menyarankan masyarakat untuk tidak sering menggunakan media sosial apabila tidak terlalu dibutuhkan.

Jadi, apakah teman-teman SUKITA ID bersedia untuk melakukan “puasa medsos” ini?

#PuasaMedsosAlaKominfo
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Kominfo, SUpayaKItaTAhu, Terkini

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares