Jalatunda, Sumur Raksasa yang Dipercaya Mampu Kabulkan Keinginan

Di Jawa Tengah, terdapat sebuah sumur raksasa bernama Jalatunda. Sumur yang terletak di Desa Pekasiran, Banjarnegara tersebut dikabarkan memiliki mitos unik. Menurut kepercayaan penduduk setempat, sumur ini mampu mewujudkan seluruh keinginan atau cita-cita manusia dengan syarat menjalani ritual melempar batu terlebih dahulu.

Mitos Sumur Jalatunda yang populer

Mitos ini ternyata cukup berhasil menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Banjarnegara. Mereka yang penasaran terhadap kebenaran mitos ini terkadang mencoba ritual melempar batu ini di dekat Sumur Jalatunda. Berdasarkan cerita mitos, siapapun yang menginginkan cita-citanya terwujud diharuskan melempar batu ke arah Jalantunda hingga menyentuh bagian dinding batu sumur tersebut. Asal-usul mitos ini kabarnya berasal dari cerita turun-temurun yang diyakini penduduk setempat terkait penyebaran agama Islam.

“Mitosnya yang lempar batu, dua orang utusan Sunan Gunungjati ke Dieng untuk menyebarkan agama Islam, diutus untuk mengambil batu dari Kali Serayu untuk dilempar ke Jalatunda, kalau sampai berarti Islam bisa masuk, ternyata berhasil dan sekarang mayoritas di sini adalah umat Islam, dulu Hindu,” ujar Hizbulloh selaku penjaga tiket Sumur Jalatunda, dikutip dari¬†detik.com.

Nama sumur ini sendiri dikabarkan memiliki makna filosofis. Menurut penjelasan Hizbulloh, kata “Jala” dalam bahasa Jawa bermakna “jaring”. Sementara itu, kata “tunda” dapat diartikan sebagai “tertunda”. Jadi, siapa pun yang sukses melempar batu ke dinding Sumur Jalatunda, niscaya seluruh keinginannya yang tertunda akan segera terwujud. Harga tiket masuk untuk melakukan ritual lempar batu ke dikabarkan senilai Rp 5.000 per orang.

(Foto: halodieng.com)

Mengenai latar belakang terciptanya Jalatunda, Hizbulloh mengatakan sumur ini memiliki sejumlah versi cerita. Cerita versi pertama memaparkan Jalatunda terbentuk pasca terjadi letusan gunung ribuan tahun yan lalu. Cerita versi kedua diketahui berkaitan dengan kisah pewayangan Jawa karena menyebutkan Jalatunda terbentuk dari wilayah jatuhnya senjata Antareja dalam Perang Baratayuda. Sementara itu, versi ketiga mengatakan sumur ini terbentuk dari pijakan kaki. Menurut Hizbulloh, Jalatunda nampak seperti bekas pijakan kaki apabila dilihat dari Telaga Dringo.

Cerita legenda seputar Sumur Jalatunda dan Pantai Selatan

Sumur Jalatunda juga kerapkali dihubung-hubungkan dengan hal-hal mistis. Sejumlah orang percaya bahwa sumur ini berhubungan langsung Gunungkidul di Pantai Selatan. Berdasarkan cerita legenda yang tersebar, warna air Sumur Jalatunda dipercaya akan berubah apabila seseorang tenggelam di Pantai Selatan.

“Warnanya bisa berubah kalau ada yang tenggelam di Pantai Selatan, laki-laki kuning hijau, perempuan kuning hitam,” ucap Hizbulloh.

Apakah  teman-teman SUKITA ID tertarik pergi ke Sumur Jalatunda?

sumber: detik.com

#SumurPengabulKeinginan
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Jalatunda, Mistis, Sumur, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares