Cerita 7 Pria yang Terlelap Selama Ratusan Tahun dalam Gua di Turki

Kisah-kisah unik dan aneh seringkali mudah tersebar di tengah-tengah masyarakat dari mulut ke mulut. Berkat unsur irasional yang terkandung di dalamnya, cerita-cerita tersebut juga tak jarang mengundang perdebatan di berbagai pihak. Ada yang meyakini kisah tak lazim tersebut memang benar-benar terjadi, ada juga yang yakin bahwa kisah tersebut adalah tidak nyata atau fiktif.

Salah satu contoh kisah unik yang mendunia adalah cerita 7 pria yang tertidur selama ratusan tahun dalam sebuah gua di Turki. Gua yang menjadi tempat istirahat para lelaki tersebut diketahui bernama Yedi Uyurlar Magarasi. Gua yang nampak menyerupai bangunan bawah tersebut berlokasi di daerah Merin, Turki. Berkat cerita unik tentang 7 lelaki tersebut, gua ini sering dijadikan sebagai tempat berziarah.

Kisah 7 pemuda tersebut bermula ketika Kaisar Romawi Decius menyampaikan sebuah dekrit pada bulan Januari tahun 250. Dekrit tersebut memuat ketentuan di mana seluruh orang dalam pemerintahannya harus mendedikasikan hidup mereka untuk kekaisaran dan dewa-dewa romawi. Mendengar dekrit tersebut, komunitas kristen yang sedang berkembang kala itu merasa panik. Mereka yang menolak untuk menyembah dewa-dewi romawi saat itu tak jarang dihabisi hingga tewas.

Di daerah Efesus, terdapat 7 orang pemuda yang juga tidak menyetujui isi dekrit tersebut. Mereka bertujuh kemudian kabur dan bersembunyi dalam sebuah gua yang terletak di pinggir kota. Sayangnya, tempat persembunyian mereka berhasil dilacak oleh para penjaga romawi. Ketujuh pemuda tersebut ditemukan dalam keadaan tertidur. Melihat hal tersebut, para penjaga ternyata tidak menangkap dan menyerahkan mereka kepada kaisar. Penjaga tersebut malah menutup pintu masuk gua dan menyegelnya dengan bebatuan. Hal ini diketahui merupakan simbol hinaan terhadap makam Yesus yang dikubur dalam gua.

Tertidur pulas dan akhirnya ditemukan kembali

Ketujuh pemuda tersebut lalu disebut-sebut tak pernah menampakkan diri mereka kembali. Mereka dikatakan lenyap karena tak pernah muncul lagi setelahnya. Semua ini kemudian berubah saat seorang petani membuka gua tempat ketujuh pemuda tersebut terkurung. Petani tersebut diketahui berniat menjadikan gua sebagai kandang hewan miliknya. Ia masuk dan tak diduga-duga menemukan tujuh pemuda dalam keadaan terlelap. Ketujuh pemuda tersebut lalu diceritakan bangun usai cahaya lampu minyak terpantul di wajah mereka. Saat mereka bertujuh bangun, sang petani dikatakan sudah menghilang dan pergi ke suatu tempat.

Setelah bangun, tujuh pemuda tersebut diceritakan merasa lapar. Salah satu dari mereka kemudian membeli makanan di pasar sambil tetap berhati-hati terhadap tentara romawi. Pemuda tersebut kemudian membeli sebuah roti dan membayarnya dengan koin yang ia punya. Saat menerima uang dari pemuda tersebut, sang penjual merasa terkejut. Ia tak percaya bahwa pemuda tersebut memiliki mata uang Decian yang diperkirakan sudah berumur 150 tahun.

Tidak lama setelah itu, pemuda tersebut dan enam temannya di gua dipanggil ke hadapan seorang uskup. Mereka mendapat pertanyaan terkait asal-usul koin yang mereka miliki. Beberapa jam kemudian, tujuh pemuda tersebut diceritakan meninggal dalam keadaan tenang dan damai.

Kisah tertidurnya 7 pemuda dalam gua ini diketahui masih menuai perdebatan hingga hari ini. Sejumlah pihak berpendapat 7 pemuda tersebut tertidur di antara tahun 128 dan 200. Cerita ini sendiri mirip dengan kisah yang terpapar dalam Al-Quran di mana terdapat tujuh pemuda beriman yang terlelap tidur selama 309 tahun di sebuah gua. Ada juga pihak yang mengatakan bahwa mereka mungkin saja tertidur dalam gua selama itu  karena tidak ada sinar matahari yang masuk sehingga suhu di tempat tersebut terasa sejuk dan nyaman.

Mungkin tidak ya kita bia tertidur selama itu? Ngomong-ngomong, apakah teman-teman SUKITA ID tertarik mengunjungi gua tersebut di Turki?

sumber: detik.com

#TertidurRatusanTahun
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Kisah Unik, Mistis, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares