Benarkah Permainan Ponsel Mampu Rekam Apa yang Kita Tonton secara Diam-Diam?

Apakah kamu sering merasa tidak nyaman apabila ada penguntit mengawasi setiap aktivitas kamu setiap hari? Sebagian besar orang tentu merasa cemas dan takut apabila setiap gerak-gerik mereka diawasi terutama oleh orang yang tak dikenal. Terlebih lagi, apabila penguntit tersebut menyaksikan atau mendokumentasikan hal-hal yang berada dalam ranah privasi seseorang. Pasti tambah risih, ‘kan?

Kebiasaan menguntit ini juga dapat digolongkan sebagai perbuatan tercela karena tidak menghormati privasi seseorang, terkecuali orang yang diintai jelas-jelas terbukti terlibat dalam aksi kriminal atau kejahatan. Di era modern ini, privasi menjadi hal yang susah untuk dilindungi.

Media seringkali menyoroti kehidupan personal seseorang menjadi konsumsi publik. Pihak yang kesehariannya diekspos tanpa izin ini tidak jarang meluapkan kekesalan mereka atas perlakuan keji yang dilakukan sejumlah media.

(Foto: wordpress.com)

Di televisi, kita seringkali menemui acara yang membahas kehidupan personal seseorang hingga melewati batasan privasi. Hal ini tampak dilakukan beberapa pihak demi menaikkan rating acara mereka serta mengeruk materi berlimpah. Mereka terlihat menikmati hal ini tanpa sedikitpun mempedulikan etika serta perasaan korban yang privasinya diumbar.

Baru-baru ini, eksploitasi privasi ini juga dikabarkan terjadi melalui permainan di ponsel. Beberapa waktu lalu, New York Times melaporkan sebanyak lebih dari 250 permainan di Google Play Store dapat mengawasi hal-hal yang kita tonton setiap hari di ponsel.

Sebagian besar game android memang diketahui meminta akses fitur microphone kepada pengguna ponsel agar dapat menyesuaikan iklan yang ditampilkan pada layar. Untuk itu, mereka diketahui akan mengamati sekaligus mereka program televisi apa yang paling sering kita tonton. Anehnya, aktivitas pemantauan ini terkadang berjalan walau game tersebut belum dimainkan secara aktif.

Software yang digunakan setiap game untuk melakukan pemantauan ini dibuat oleh perusahaan startup bernama Alphonso. Alphonso diketahui akan menjual data hasil pemantauan mereka ke sejumlah perusahaan periklanan televisi. Menanggapi berita miring terkait software tersebut, Alphonso mengklaim bahwa software mereka selalu menjaga privasi para pengguna game. Hal ini mereka buktikan dengan munculnya pertanyaan apabila proses pemantauan ingin dilanjutkan atau tidak di setiap game android.

(Foto: bournemouthecho.co.uk)

Selain itu, Alphonso juga mengatakan aplikasi yang memakai software mereka selalu disertai dengan peringatan tentang perizinan hal tersebut tersebut. Dengan demikian, mereka menganggap software tersebut tidak mengumbar privasi milik siapapun. Di sisi lain, sejumlah pihak mengatakan peringatan yang dihadirkan perusahaan Alfonso tidak begitu jelas. Mereka juga dianggap melanggar aturan lama FTC seputar promosi berbayar di video youtube yang harus tertera jelas karena ‘meyembunyikan’ peringatan di hadapan pembaca.

Peringatan penting tersebut mereka letakkan di posisi yang sulit dilihat oleh para konsumen game android. Hal ini juga dianggap menyulitkan pembaca untuk memahami isi peringatan terkait perizinan pemantauan tersebut. Pengguna terlihat tidak memiliki kesempatan untuk memilih di sini. Hingga saat ini, perseteruan Alphonso dengan pihak yang tidak menyetujui adanya pemantauan masih terus terjadi. Apakah kamu berdiri di pihak Alphonso atau pihak penuntut?

#UmbarPrivasiLewatAplikasi
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Game Google Play Store, Perekaman Terselubung, Terkini

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares