Benarkah Kematian Marilyn Monroe telah Direncanakan?

Bintang film Hollywood, Marilyn Monroe, ditemukan tak bernyawa di Los Angeles pada tanggal 5 Agustus 1962. Hasil otopsi menyimpulkan bahwa aktris cantik tersebut tewas karena bunuh diri. Bersumber dari The History Channel yang dikutip oleh viva.co.id, Monroe dilaporkan tewas di tempat tidurnya dalam posisi telungkup tanpa busana. Salah satu tangannya dikabarkan memegang telepon. Selain itu, sejumlah pil anti depresi juga ditemukan di samping jenazah Monroe.

Kepolisian Los Angeles mengatakan kematian Monroe disebabkan oleh overdosis obat penenang. Dilansir dari okezone.com, darah Monroe diwartakan mengandung 8 miligram chloral hydrate dan 4,5 miligram pentobarbital. Laporan tersebut dipaparkan oleh Petugas Koroner Area Los Angeles. Dengan demikian, aktris dan model ternama tersebut diyakini bunuh diri dengan cara menenggak pil obat penenang.

Kejanggalan dalam kasus kematian Monroe

Akan tetapi, tidak semua petugas koroner meyakini hasil otopsi tersebut. Mantan kepala pemeriksa medis-koroner, Dr. Thomas Noguchi, memaparkan terdapat memar baru di bagian pinggul Monroe. Setelah melakukan pengecekan terhadap isi perut Monroe, ia mengaku tidak menemukan bekas pewarna yang membungkus obat-obatan yang dikonsumsi aktris tersebut. Pada tahun 1985, Noguchi sendiri pernah memberi tahu seorang reporter bahwa kemungkinan tewasnya Monroe akibat dibunuh masih ada.

Kematian Monroe berkaitan dengan keluarga Kennedy?

Berita kematian Monroe juga diketahui mengundang kontroversi dari masyarakat. Sebagian pihak nampak tidak percaya bahwa Monroe melakukan aksi bunuh diri. Mereka beranggapan bahwa kematian ini sebenarnya sudah direncanakan oleh sejumlah oknum. Ada yang menduga aktris cantik tersebut dibunuh atas perintah Presiden John F Kennedy agar skandal perselingkuhan mereka berdua tidak terungkap ke publik. Teori lainnya mengatakan Monroe dibunuh karena pernah menjalin asmara dengan adik John F. Kennedy yang menjabat sebagai Jaksa Agung kala itu, Robert Kennedy.

Dilansir dari liputan6.com, hubungan gelap antara Monroe dan keluarga Kennedy kabarnya terungkap melalui dokumen milik detektif swasta bernama Fred Otash. Isi dokumen tersebut menyebutkan bahwa Monroe pernah melakukan hubungan seksual dengan Robert. Otash juga mengklaim Monroe meninggal setelah dirinya merekam percekcokan antara dirinya, Robert, dan Peter Lawford.

Dibunuh karena memihak komunis?

Ada juga yang mengatakan bahwa kematian Monroe diprakarsai oleh CIA. Aktris tersebut dikatakan pernah berselingkuh dengan pemimpin Kuba, Fidel Castro. Monroe yang dikabarkan pernah akrab dengan Kennedy ditakutkan membocorkan informasi rahasia kepada Castro yang merupakan penganut komunis. Oleh sebab itu, CIA diduga membunuhnya agar rahasia penting negara tidak tersebar ke pihak musuh.

Semasa hidup, Monroe juga pernah menikah dengan penulis drama bernama Arthur Miller. Pernikahan mereka berdua diketahui membuat FBI berasumsi bahwa Monroe adalah penganut komunis. Pasalnya, Miller dikabarkan memiliki pandangan politik yang bertentangan dengan seorang pemimpin anti-komunis di era 1950-an, Paul McCarthy. Meski begitu, FBI belum menemukan bukti konkret atas dugaan tersebut.

Dugaan pembunuhan Marilyn Monroe diketahui belum dapat dibuktikan secara resmi. Hingga saat ini, hal tersebut masih menjadi bahan perdebatan di sejumlah kalangan. Apakah teman-teman SUKITA ID punya pendapat lain terkait kematian Monroe?

#MisteriKematianMarilynMonroe
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Marilyn Monroe, Mistis, SUpayaKItaTAhu, Teori Konspirasi

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares