Benarkah Gempa Dahsyat Ini Diprakarsai Amerika Serikat?

Benarkah Gempa Dahsyat Ini Diprakarsai Amerika Serikat

Apakah kalian sudah mendengar kabar gempa yang terjadi di Tasikmalaya kemarin? Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter tersebut dikabarkan terjadi pada hari Jumat (15/12/2017) malam. Tidak lama setelah itu, gempa susulan berkekuatan 6,6 Skala Ritcher kembali mengguncang daerah tersebut. 1.239 rumah di Kabupaten Tasikmalaya dikabarkan rusak akibat peristiwa ini. Seram, ya.

Dilansir dari Tempo, penyebab gempa Tasikmalaya diduga berasal dari patahan di lempeng Indo-Australia. Berbicara tentang penyebab gempa, apakah kalian tahu bahwa terdapat sejumlah teori konspirasi yang menyatakan bahwa gempa sengaja diciptakan oleh manusia? Beberapa gempa dahsyat yang terjadi di berbagai penjuru dipercaya sejumlah pihak terjadi akibat ulah manusia.

Gempa di Haiti pada tanggal 12 Januari 2010 (Foto: abcnews.com)

Salah satu peristiwa gempa dahsyat yang diduga terjadi karena ulah manusia adalah gempa yang terjadi di Haiti pada tahun 2010. Gempa berkekuatan 7 Skala Richter ini diketahui telah menewaskan 200.000 ribu jiwa serta meluluhlantakkan 1,5 juta rumah. Beberapa pihak mengklaim guncangan gempa yang begitu dahsyat tersebut disebabkan oleh Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari VIVAnews, anggapan tersebut mencuat ke publik setelah beredarnya informasi dari pangkalan Angkatan Laut Rusia yang menyatakan gempa Haiti berasal dari uji coba senjata AS. Uji coba senjata ‘pemicu gempa’ ini diketahui dipersiapkan Amerika untuk melawan Iran. Saat itu, Amerika dikabarkan berniat meluluhlantakkan pemerintahan di negara tersebut.

Benarkah Gempa Dahsyat Ini Diprakarsai Amerika Serikat
Puing-puing reruntuhan pasca gempa di Haiti (Foto: abc.net)

Asumsi Amerika sebagai dalang penyebab gempa Haiti juga disampaikan oleh Presiden Venezuela saat itu, Hugo Chavez. Menurut Chavez, gempa tektonik ini merupakan dampak dari serangan yang dihasilkan oleh negara adidaya tersebut. Senjata pemicu gempa tersebut dianggapnya diuji di pantai Haiti.

“Chavez mengatakan gempa mematikan tersebut muncul setelah pengujian senjata pemicu gempa yang dilakukan di lepas pantai Haiti, ” demikian seperti yang dibicarakan media Press TV, dikutip dari liputan6.com.

Rusia, yang diketahui telah memantau pergerakan tentara AS di Karibia sejak 2008, menganggap rencana jahat ini telah mereka ketahui sewaktu Amerika mengumumkan akan membangun armada secepatnya. Rusia juga mencurigai kedatangan tentara AS yang begitu cepat ke Haiti saat menawarkan bantuan. Kedatangan militer AS ke Haiti saat itu juga dianggap penjajahan terselubung AS oleh Hugo Chavez.

Hingga saat ini, belum ada bukti kuat yang menunjukkan kebenaran teori ini. Beragam teori seputar konspirasi Amerika di balik peristiwa gempa Haiti masih menjadi misteri.

#TeoriKonspirasiGempaHaitiCiptaanAmerika
#SUpayaKItaTAhu

Tag: , ,

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares