5 Ritual Aneh yang Dilakukan Beragam Suku dari Berbagai Belahan Dunia

5 Ritual Aneh yang Dilakukan Beragam Suku dari Berbagai Belahan Dunia

Setiap suku pedalaman di berbagai negara memiliki ritual adat yang berbeda-beda. Ritual adat tersebut adalah warisan kebudayaan dari nenek moyang penduduk setempat. Sebagian dari ritual adat yang diwarisi suku pedalaman juga tak jarang menimbulkan rasa ngeri pada masyarakat awam. Ritual adat yang identik dengan hal-hal mistis kerapkali dibawakan suku pedalaman dengan gaya aneh dan menyeramkan.

Apa saja ritual-ritual aneh yang dibawakan suku pedalaman dari berbagai belahan dunia? Apakah semuanya benar-benar terlihat aneh seperti yang dibicarakan banyak orang? Berikut adalah 5 ritual aneh yang menjadi tradisi suku pedalaman dari berbagai tempat

1. Ritual potong kulit

Tradisi yang satu ini berasal dari Papua Nugini. Ketika seorang anak laki-laki siap melangkah ke jenjang usia dewasa, ia diharuskan masuk ke gubuk yang dikenal dengan nama Hans Tambaran.  Di dalam gubuk tersebut, kulit dari anak laki-laki yang memasukinya akan dipotong agar mirip seperti buaya. Ritual ini dikabarkan menjadi gambaran tentang seorang bocah yang dimakan buaya lalu hidup kembali sebagai lelaki.

2. Ritual menari dengan mayat

Di Madagaskar, terdapat sebuah festival tradisional yang dirayakan selama tujuh tahun sekali bernama Famadihana. Tradisi tersebut dirayakan penduduk setempat dengan cara mengambil tulang nenek moyang dari kuburan. Mayat yang telah diangkat dari tanah tersebut kemudian dibungkus oleh kain yang baru. Setelah itu, para penduduk setempat diketahui menari dengan mayat tersebut di sekitar area pemakaman. Tujuan diadakannya tradisi ini adalah untuk mempersatukan keluarga besar serta untuk menghormati leluhur yang dianggap sebagai perantara orang hidup dan Tuhan.

3. Ritual menahan buang air selama tiga hari

Tradisi yang satu ini berasal daerah Kalimantan Utara, Indonesia. Mereka yang mewarisi ini tradisi ini adalah Suku Tidung. Penduduk suku tersebut meyakini adanya larangan buang air selama tiga hari dan tiga malam terhadap sepasang pengantin. Mereka yang melanggar aturan ini dipercaya akan mengalami nasib buruk seperti kematian bagi anak yang baru dilahirkan serta kasus perselingkuhan. Strategi yang dipakai para pengantin saat menjalankan tradisi ini adalah makan dan minum dengan jumlah sedikit.

4. Ritual melempar bayi yang baru berumur beberapa bulan

Ritual yang berasal dari India ini diperkirakan sudah ada sejak 500 tahun yang lalu. Di dalam ritual ini, 200 bayi yang baru berumur beberapa bulan akan dilempar dari atas Kuil Sri Santeswar dengan ketinggian 50 kaki. Ritual yang diadakan setiap tahun ini dipercaya dapat membuat bayi menjadi sehat, makmur, dan ditimpa keuntungan.

5. Ritual pondok cinta

Ritual ini dilakukan oleh masyarakat Suku Kreung dari negara Kamboja. Untuk mencarikan calon kekasih bagi anak gadisnya yang sudah remaja, para orang tua di sana diketahui membangun sebuah pondok khusus yang dikenal dengan nama “pondok cinta”. Pondok tersebut nantinya akan digunakan sang anak untuk berhubungan badan dengan lelaki yang menjadi kandidat pasangannya. Pondok tersebut kabarnya akan terus digunakan hingga sang anak menemukan pasangan yang cocok.

Bagaimana tanggapan teman-teman SUKITA ID terhadap info ritual ini? Aneh sekali bukan?

#RitualRitualAneh
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Mistis, Ritual, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares