4 Mitos Kepercayaan Masyarakat Jawa Seputar Hewan

Sebagian masyarakat suku Jawa percaya bahwa kehadiran hewan berkaitan erat dengan peristiwa di sekitar mereka, entah itu bermakna buruk ataupun baik. Tingkah laku hewan juga diyakini dapat menandakan keberuntungan dan kesialan yang akan mereka alami. Meski belum terbukti benar, mitos-mitos tersebut diketahui tersebar dengan cepat dari mulut ke mulut.

Sejumlah pihak nampak meyakini kebenaran mitos-mitos tersebut, sementara sebagian lainnya terlihat menolak untuk percaya. Hewan apa sajakah yang diyakini dapat menandakan terjadinya hal buruk atau baik? Lalu, perilaku hewan seperti apa yang menggambarkan terjadinya peristiwa supranatural? Dilansir dari vemale.com, berikut adalah 4 mitos kepercayaan masyarakat suku Jawa yang berhubungan dengan hewan.

1. Burung Gagak sebagai simbol petaka

(Foto: audubon.org)

Bagi masyarakat suku Jawa, perilaku hewan unggas ini diyakini dapat menandakan terjadinya suatu hal buruk. Apabila seekor burung gagak terbang sambil berputar-putar di atas sebuah rumah, maka pemilik rumah tersebut dipercaya akan mengalami sakit parah atau meninggal dalam waktu dekat. Hal buruk ini juga dipercaya akan terjadi apabila burung gagak bertengger di pekarang milik seseorang.

2. Jangan menabrak kucing

(Foto: pets4homes.co.uk)

Setiap orang yang menabrak kucing saat berkendara dipercaya akan celaka atau mengalami nasib buruk di masa mendatang. Kesialan juga diyakini akan datang kepada mereka yang enggan menolong kucing setelah menabraknya. Berkat kepopuleran mitos ini, banyak orang mulai berkendara dengan hati-hati agar tidak mencelakai hewan menggemaskan tersebut.

3. Makna kicauan Burung Pipit

(Foto: arenahewan.com)

Bunyi kicauan hewan yang satu ini juga dikatakan membawa sebuah pertanda. Apabila burung ini terus mengeluarkan bunyi kicauan di halaman rumah seseorang, maka sang penghuni rumah dipercaya akan mendapat kunjungan tamu tidak lama setelah itu. Mitos lainnya berkata bahwa posisi bertengger Burung Pipit di rumah mampu menggambarkan jenis kabar yang akan datang. Apabila hewan ini bertengger di sebelah kanan rumah, maka penghuni rumah akan mendapat berita baik. Sementara itu, apabila hewan ini bertengger di posisi kiri rumah, maka penghuni rumah akan mendengar berita buruk.

4. Arti kedatangan kupu-kupu di rumah seseorang

(Foto: fpconservatory.org)

Mitos tentang hewan yang satu ini diketahui sangat populer di kalangan masyarakat. Menurut kepercayaan suku Jawa, kedatangan kupu-kupu di rumah seseorang bermakna bahwa sang pemilik rumah akan mendapat kunjungan tamu. Tamu yang dimaksud dalam mitos ini dapat berasal dari kalangan keluarga, saudara, teman, dan lain-lain.

Apakah teman-teman SUKITA ID sudah pernah mendengar keempat mitos di atas?

sumber: vemale.com

#MitosMasyarakatSukuJawaSeputarHewan
#SUpayaKItaTAhu

Tags: Hewan, Mistis, Mitos, SUpayaKItaTAhu

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares