Unik, Novel Ini Dibakar Dahulu Sebelum Dibaca

Unik, Novel Ini Dibakar Dahulu Sebelum Membacanya

Novel merupakan karangan prosa yang panjang yang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang sekitarnya dengan menonjolkan watak dan sifat pelaku. Novel juga diera digital ini, tidak hanya berbentuk fisik tapi juga ada yang berbentuk ebook. Tapi tidak dengan novel ini, yang sangat unik dan kreatif.

Nah sebuah novel karya Ray Bradbury yang fenomenal dan sangat ikonik kini tersedia versi uniknya. Novel Fahrenheit 451 dibuat dengan bahan khusus sehingga pembacanya harus membakarnya untuk membaca novel tersebut. Novel tersebut diterbitkan oleh Super Terrain dan kini sedang dalam proses pre-order untuk edisi khusus novel fenomenal.

[ Baca Juga: Jeannie Saffin, Wanita yang Terbakar Secara Tiba-Tiba Tanpa Diketahui Penyebabnya]

Harga Novel

Novel Fahrenheit 451 hanya diproduksi sebanyak 300 buah. Selama masa pre-order, novel ini juga dibatasi produksinya hingga 150 buah dan diberi nomor khusus pada bagian muka novel. Nah buat para kolektor atau penggemar novel fiksi ilmiah, novel Fahrenheit 451 edisi khusus ini tidak dapat dilewatkan. Dan dapat dibeli dengan harga 388 dolar AS atau sekitar Rp 5,9 juta, dan khusus bagi yang membeli setelah tanggal 1 Januari 2019, harganya akan berubah menjadi 451 dolar AS atau sekitar Rp 6,8 juta. Dan novel ini bisa kamu dapatkan di situs resmi Super Terrain.

Novel dengan sampul serba hitam ini terinspirasi oleh fiksi dystopian di mana petugas pemadam kebakaran mengoleksi dan membakar buku yang ia curi. Oleh sebab itu, novel ini dilengkapi dengan lapisan blok hitam dan berkarbonasi.

Novel Fahrenheit 451
Novel Fahrenheit 451

Dengan lapisan itu, pembaca harus membakar novel untuk bisa membaca isi tulisan. Novel ini merupakan karya terkenal dari Ray Bradbury, ia terkenal sebagai penulis yang paling berpengaruh dalam membawa fiksi ilmiah modern ke dalam sastra mainstream.

Bradbury merupakan salah satu penulis terkenal Amerika Serikat pada abad 20 dan 21. Ia juga banyak menerima penghargaan dan yang paling terkena adalah Pulitzer Citation di tahun 2007. Setelah kematiannya di tahun 2012, ia juga diberi penghargaan dari New York Times.

Novel Fahrenheit 451 yang harus dibakar untuk membacanya akan sangat menarik apalagi ini hanya diproduksi dengan jumlah terbatas.

Tags: Novel, SUpayaKItaTAhu, Terkini, Unik

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 share