Sekolah di Australia Gunakan Bahasa Indonesia Untuk Pelajaran Agama

sekolah di australia gunakan bahasa indonesia untuk pelajaran agama

Sekolah di Australia, tepatnya Sekolah Loyala College di Watsonia sekitar 20 kilometer dari pusat kota Melbourne ini menggunakan bahasa Indonesia untuk mengajarkan kelas agama.

Sudah ada empat angkatan yang sudah mengikuti pelajaran agama yang disampaikan dengan bahasa Indonesia di sekolah Katolik ini.

[ Baca Juga: Ini Alasan Bill Gates Mau Lunasi Hutang Nigeria Sebesar 950 Milyar ]

Raymond Setiawan adalah guru Indonesia yang mengajarkan mata pelajaran agama dengan bahasa Indonesia di sekolah Loyala College dan Raymaind Setiawan sudah melakukannya selama empat tahun.

“Saat pertama kali diperkenalkan, ada 15 anak-anak dari Kelas 9 yang mengambilnya hingga Kelas 10,” ujar Raymond saat dihubungi ABC Indonesia, Senin (22/7) mengutik Merdeka.com.

[ Baca Juga: Demi Biaya Berobat Anak, Seorang Ayah di China Jadi Badut dan Jualan Balon ]

Kelas ini merupakan bagian dari program Content Language Integrated Learning (CLIL) dimana pengajarnya mengajarkan mata pelajaran dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Sebelum Kelas Pelajaran Agama diperkenalkan kepada murid-murid di Australia, Raymond mengatakan setidaknya dibutuhkan satu tahun untuk merancang kurikulum, lengkap dengan materinya.

Di Sekolah Loyala College ada kelas tiga bahasa yang ditawarkan kepada murid-muridnya, selain Indonesia ada pula Italia dan Prancis.

“Minat belajar bahasa Indonesia di sekolah ini cukup positif, meski kecenderungannya di Australia menurun,” kata Raymond.

Salah satu usahanya untuk membuat kelas Indonesia menarik adalah mengajarkannya sekreatif mungkin, seperti memasak nasi goreng, menonton film-film Indonesia bahkan sampai merayakan acara 17 Agustusan lengkap dengan lomba makan kerupuk.

Sumber: Merdeka.com

Tags: Australia, Bahasa Indonesia, Loyala College, Pendidikan, Raymond Setiawan

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares