Kamu Wajib Tahu, Kenali Penyakit Cacar Monyet dan Gejalanya

Kenali Penyakit Cacar Monyet dan Gejalanya

Beberapa waktu lalu penyakit cacar monyet atau monkeypox sedang ramai dibicarakan dan diberitakan sejak resmi ditemukan di Singapura, negara tetangga kita (Indonesia).

Bahkan Batam yang berdekatan dengan Singapura langsung mengantisipasi penyakit cacar monyet agar tidak menyebar di Batam dan juga Indonesia.

[ Baca Juga: Mendadak Viral, Masjid di Turki Ini Punya Desain yang Indah dan Keren ]

Melansir dari CNNIndonesia, Dinas Kesehatan setempat sudah memasang alat pendeteksi suhu tubuh sebagai langkah antisipasi agar tidak menyebar di Indonesia.

Sejarah

Kasus cacar monyet atau monkeypox pertama kali ditemukan di Republik Demokratik Kongo, sekitar tahun 1970. Lalu pada tahun 1996 hingga 1997 wabah penyakit ini terjadi lagi.

Kasus cacar monyet pertama di Amerika Serikat terjadi pada tahun 2003. Pada 8 Mei 2019, seorang pria berusia 38 tahun di rawat di Singapura setelah usai jalan-jalan dari Nigeria.

Fakta Cacar Monyet

Berdasarkan informasi dari WHO atau World Healtg Organization, ternyata bukan monyet bukan satu-satunya yang menyebarkan penyakit ini, tapi juga bisa disebarkan melalui hewan seperti tikus dan tupai.

Melansir dari DetikHealth, penyakit cacar monyet ini bisa sembuh sendiri, namun membutuhkan waktu lama hingga pasien bisa sembuh. Biasanya perlu waktu 2-3 minggu bagi pasien untuk sembuh, kata dr Adityo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM).

Penyakit cacar monyet ternyata belum pernah ditemukan di Indonesia, tapi baiknya melakukan tindakan pencegahan seperti menjaga kesehatan dan kebersihan, seperti rajin mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas.

Gejala Penyakit Cacar Monyet

Untuk mengantisipasi terjangkit penyakit cacar monyet, ada baiknya kita mengenali gejala-gejalanya.

Menurut WHO, gejala penyakit cacar monyet baru timbul 14 hingga 21 hari sejak pertama kali terinfeksi virus ini.

Gejala awal dengan munculnya demam, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot dan kelelahan pada hari ke 0-5.

Sekitar hari ke 1-3 setelah demam, muncul erupsi pada kulit seperti ruam mulai dari wajah dan menyebar ke seluruh bagian tubuh. Ruam ini berisi cairan dan hilang pada minggu ketiga.

Pencegahan
  1. Hindari kontak dengan tikus dan hewan primata terinfeksi
  2. Membatasi kontak fisik dengan orang yang terinfeksi
  3. Terapkan prilaku hidup sehat
  4. Terapkan prilaku hidup bersih, seperti mencuci tangan pakai sabun sebelum dan setelah beraktivitas

Tags: Cacar Monyet, Gejala, Info Kesehatan

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares