4 Desa di Indonesia Ini Masuk 100 Besar Destinasi Dunia

4 Desa di Indonesia Ini Masuk 100 Besar Destinasi Dunia

Siapa sangka keempat desa wisata di Bali dan Yogyakarta ini masuk ke dalam 100 besaratau Top 100 destinasi berkelanjutan di Dunia versi Global Green Destinations Days (GGDD) pada Senin (28/10/2019).

Penghargaan Sustainable Destinations Top 100 merupakan program tahunan Green Destinations Foundation, yang bertujuan memamerkan cerita sukses dan praktik pariwisata berkelanjutan dari destinasi pariwisata seluruh dunia.

[ Baca Juga: Janjang Koto Gadang, Mirip Tembok Cina Ada di Bukittinggi ]

Berikut 4 desa Top 100 destinasi berkelanjutan di dunia:

1.Desa Penglipuran, Bali

Desa adat di Kabupaten bangli, Provinsi Bali ini sudah tak asing lagi dimata wisatawan dunia. Masyarakat yang masih menjalankan dan melestarikan budaya tradisional di kehidupannya sehari-hari.

Desa Penglipuran merupakan singkatan dari kata pengeling dan pura yang berarti mengingat tempat suci (para leluhur). Desa adat ini ditetapkan sebagai Desa Wisata Penglipuran sejak tahun 1993 dengan Surat Keputusan (SK) Bupati No.115 tanggal 29 April 1993.

2. Desa Pemuteran, Bali

Desa Pemuteran berada di Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Letaknya di pesisir pantai sekaligus dekat dengan bukit hijau menjadikannya sebagai kawasan wisata bahari sekaligus wisata alam.

3. Desa Pentingsari, Yogyakarta

Berlokasi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan berada di lereng Gunung Merapi membuat desa ini selalu di selimuti udara sejuk. Pada tahun 2008, Desa Pentingsari diresmikan menjadi desa wisata dengan menawarkan wisata alam dan kebudayaannya sebagai daya tarik.

4. Desa Nglanggeran, Yogyakarta

Terletak di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini pernah mendapatkan penghargaan pariwisata berbasis masyarakat ASEAN (CBT) pada tahun 2017. Dua obyek wisata yang terkenal di desa ini adalah gunung api purba dan embung besar.

Mengutip Kompas.com, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dadang Rizki Ratman menjelaskan, ke empat desa wisata tersebut mampu bersaing di level internasional karena memakai pedoman yang sudah berstandar internasional.

Tags: Bali, Info Travel, Top 100 Destinasi, Yogyakarta

Related Posts

by
Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 shares